Narkoba: Dua Rekan Polos Hilang dari Press Release Satresnarkoba?

Foto-Foto Tersangka Polos bersama dua tersangka lainnya diperlihatkan kepada wartawan

BALIEDITOR.COM – Ada keanehan dalam kasus penangkapan anggota jaringan mafia Narkoba di Kota Singaraja.

Aksi penggerebekan terhadap Polos dan kawan-kawan Senin (11/3/2019) itu disaksikan oleh masyarakat banyak bahwa kala itu Satresnarkoba menangkap tiga orang, namun dalam press release Jumat (15/3/2019) malam dua rekan Polos itu menghilang dari data press release yang diberikan kepada wartawan.

Dua rekan Polos yang menghilang atau dihilangkan itu masing-masing satu yang diduga kuat karyawan PDAM Buleleng beralamat Kelurahan Banjar Jawa, dan satu lagi diduga kuat sopir pejaat salah satu di Buleleng.

Informasi yang berhasil dihimpun Balieditor.com Selasa (12/3/2019) siang di TKP menyebutkan bahwa tim Satresnarkoba Buleleng menangkap tiga orang di sebuah rumah kontrakan di Blok II Senin (11/2/2019) siang bolong.

Sejumlah warga perumahan itu menuturkan bahwa penggrebekan dIlakukan dalam dua episode. Episode pertama dilakukan pukul 12.00 wita. Alhasil dua orang berhasil ditangkap yakni pengontrak rumah bernama populer Polos dan seorang lagi berasal dari Kelurahan Banjar Tegal Singaraja.
Masih menurut warga setempat bahwa Polos yang keturunan Tionghoa itu adalah pengusaha akuarium di Jalan Surapati wilayah Kelurahan Kampung Baru Singaraja.

Aksi penggrebekan episode kedua dilakukan sejam kemudian tepatnya pukul 13.00 wita dan polisi kembali menangkap satu orang pria yang tidak dikenal dan tidak diketahui identitaanya oleh warga perumahan itu. Namun sumber lain menyebutkan bahwa hasil tangkapan episode kedua diduga kuat karyawan PDAM Buleleng dan beralamat di Kelurahan Banjar Jawa Singaraja.

“Benar pak, kemarin siang polisi ke sini tangkap si Polos sama dua orang temannya,” cerita warga setempat.
Aksi penggrebekan Polos cs itu dibenarkan aparat Desa Baktiseraga. Bhabinkamtibmas Desa Baktiseraga Aiptu Putu Darsana mengaku sempat mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari Kelian Banjar Dinas Tista.

“Memang benar ada penggerebekan. KBO Satresnarkoba yang langsung pimpin. Saya di sana, tapi sudah selesai dan timnya mau pulang. Waktu dua orang yang ditangkap, satunya Polos yang punya akuarium di Kampung Baru itu. Dan satu lagi katanya dari Banjar Tegal,” ungkap Darsana.

Dasana menceritakan bahwa dia diberi tahu tim Satresnarkoba bahwa penggrebekan itu merupakan pengembangan kasus sebelumnya.

Anehnya, data dalam press release yang dibagi Subbaghumas Polres Buleleng kepada wartawan tidak menyertakan dua rekan Polos yang ditangkap satu TKP alias hilang.

Dalam press release tertanggal 15 Maret 2019 yang ditandatangani Kasatresnarkoba Buleleng AKP I Ketut suparta, SH, itu memang mencantumkan tiga nama, namun TKPnya berbeda-beda. Tersangka Agus Polos Handry alias Agus namun di kalangan masyaraka lebih dikenal dengan sapaan Polos, 32, beralamat di Jalan Surapati No 94 Sinaraja, Kelurahan Kampung Baru.

“Terduga ditangkap pada hari Senin tanggal 11 Maret 2019 pukul 11. Wita di Perum Wia Bhakti Blok II, No 2 Gang Durian, Banjar Dinas Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Tersangka kedua yang disebutkan dalam press release itu adalah Ketut Yasa alias Togog, 39, asal Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu. Togog ditangkap Senin (11/3/2019) pukul 1920 wita di Jalan Dusun Ruwe, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt.

Tersangka ketiga, menurut press release polisi, adalah I Made Merta Yasa alias Puyung, 54, PNS di salah satu kelurahan di Kota Singaraja. Pria berasal dari Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada itu ditangkap Senin (11/3/2019) pukul 09.00 wita di Banjar Dinas Bangah, Desa Panji.

Beberapa menit sebelum memberikan keterangan pers resmi, Balieditor.com yang sempat bertanya kepada Kasatresnarkoba Suparta, tentang jumlah tersangka yang ditangkap di perum Taman Wira Bhakti itu adalah tiga orang, ia hanya menyatakan singkat. “Ya ya ya..Ini dah yang akan kita release,” ujar Suparta singkat. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *