Narkoba: Lagi, Polisi Tangkap Mafia Narkoba, Amankan SS dan Inex

Foto Balieditor.com-ngr: Tersangka Ketut AA  (Bercadar) beserta barang bukti yang berhasil diamankan polisi.

Foto Balieditor.com-ngr: Tersangka Ketut AA (Bercadar) beserta barang bukti yang berhasil diamankan polisi.

BALIEDITOR.COM – Ternyata jaringan mafia Narkoba di Bali Utara kian menjadi-jadi saja. Semakin sering ditangkap Satres Narkoba Polres Buleleng, semakin banyak jaringan mafia Narkoba beroperasi di wilayah hukum Polres Buleleng.

Sebagai bukti, Satres Narkoba Polres Buleleng, kembali menciduk salah seorang anggota jaringan mafiapelaku Narkoba berinisial Ketut AA, warga Kelurahan Kaliuntu, Singaraja, pada Kamis (19/1) pukul 20.00 wita. Dari tangan AA disitabarang bukti (BB) berupa Narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 0,85 gram serta inex seberat 0,15 gram.

Seizin Kapolres Sukawijaya, Kasatres Narkoba Polres Buleleng, AKP Ketut Adnyana TJ mengatakan, penangkapan AA berawal dari informasi masyarakat, tentang seringnya pesta Narkoba di rumah AA. Dari laporan itu, kata dia, dilakukan pengecekan ke lokasi dan tersangka pun dibekuk.

“Penangkapan tersangka AA ini berdasarkan informasi masyarakat, yang kemudian anggota kami menuju ke tempat tersebut untuk melakukan penggledahan dan penangkapan terhadap tersangka,” jelas Adnyana TJ, Minggu (22/1/2017) di Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No.1 Singaraja.

Didampingi Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Suartika, Adnyana TJ juga mengungkapkan bahwa dari hasil penggledahan berhasil ditemukan 1 paket plastik plip kecil berisi butiran kristal bening berisi sabu-sabu dengan berat 0,85 gram dan 1 plastik berisi inex dengan berat 0,15 gram.

“Barang bukti berupa Narkoba yang kami temukan, disimpan pelaku diatas meja rias yang kepemilikannya diakui oleh pelaku. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti yang berhasil kami amankan, kami bawa ke Polres Buleleng guna penyidikan lebih lanjut,” jelas Adnyana TJ.

Tersangka Ketut AA dijerat dengan pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun penjara. (ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *