Narkoba: Pemakai Dibekuk, Pengedar Kabur

Foto Balieditor.com-ngr: KASAT Narkoba, AKP. Suparta bersama Wakpolres Buleleng, Kompol. Ronny, saat menunjukan barang bukti sabu-sabu.

BALIEDITOR.COM – Satres Narkoba Polres Buleleng, Bali, berhasil membekuk salah seorang pemakai barang haram, Narkoba, bernama Made Yudana alias Bobby, 35, yang beralamat Jalan Seruni, Kelurahan Kaliuntu, Singaraja. Bobby ditangkap Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 13.00 wita.

Sementara pengedar barang haram itu berinisial S berhasil kabur dan kini masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO Satres Narkoba Polres Buleleng. S berhasil kabur lantaran lebih dulu mengetahui kedatangan polisi.

Bobby berhasil diciduk polisi, karena terbukti terlibat dalam aksi penyalahgunaan narkoba sebagai pemakai. Dari tangan Bobby, polisi berhasil menyita sebanyak 2 paket narkoba jenis sabu-sabu, dengan total berat 0,37 gram.

Penangkapan Bobby ini bermula dari adanya laporan masyarakat. Polisi pun langsung melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik Bobby. Hingga akhirnya Bobby ditemukan berada di sekitar Jalan Srikandi atau tepatnya di sebalah selatan Candi Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Saat digledah, polisi berhasil menemukan 2 pipet plastik didalamnya berisi sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,21 gram dan 0,16 gram.

Selain menemukan barang bukti berupa sabu-sabu, polisi juga berhasil menemukan 1 tabung kaca dan 1 buah korek api gas. Bobby langsung digiring ke Mapolres Buleleng.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP Ketut Suparta mengatakan, tersangka Bobby ditangkap berdasarkan barang bukti narkoba yang berhasil ditemukan anggota polisi. “Dari keterangan tersangka Bobby ini, dia mengaku membeli barang ini dari salah seorang pengedar berinisial S dari Kecamatan Sukasada,” ungkap AKP Suparta, Kamis (24/5/2018) di Mapolres Buleleng.

Informasi yang berhasil didapatkan Balieditor.com menyebutkan, polisi kemudian langsung memburu S di rumahnya. Namun, S ternyata lebih dahulu mengetahui kedatangan polisi. S pun kabur dan polisi pun pulang dengan tangan hampa.

Menurut Suparta, S ini diduga kuat sebagai pengedar narkoba wilayah Kota Singaraja. “Satu orang sekarang masih buron, inisial S. Sampai saat ini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap S. Dari keterangan tersangka Bobby, dia memang sudah sering membeli sabu-sabi kepada S. Dugaan sementara sabu-sabu ini diedarkan oleh S di seputaran wilayah Kota Singaraja,” jelas Suparta.

Tersangka Bobby mengaku mengkonsumsi barang haram tersebut sejak satu tahun lalu. Bahkan pia pengangguran itu mengaku, membeli sabu-sabu itu dari seorang pengedar seharga Rp 500 ribu.

“Saya cuma suka saja memakai sabu-sabu. Saya belinya datang langsung ke rumah pengedarnya,” ujar Bobby dengan singkat.

Bobby dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun kurungan penjara serta denda paling banyak Rp 8 miliar. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *