Narkoba: Pesta Narkoba, Angel “KW” Ditangkap Polisi

Foto Balieditor.com-frs: Tersangka Angel KW nomor dua dari kiri bersama lima tersangka Narkoba lainnya

BALIEDITOR.COM – Citra WARGA’S (Waria dan Gay Singaraja) tercoreng. Padahal selama ini citra WARGA’S cukup positif di mata publik Buleleng karena sering ikut berbagai kegiatan positif.

Sayang, gara-gara ulah salah satu anggotanya bernama Angel, 23, yang bernama asli Ketut Suwardika, yang terlibat dalam pesta Narkoba, akibatnya public kembali berpandangan minor terhadap mereka.

Angel yang tergolong anggota WARGA’S yang berparas cantik itu ditangkap Satres Narkoba Polres Buleleng tanggal 31 Juli 2019 lalu saat sedang berpesta Narkoba bersama Gusti Bagus Ngurah Laksamana alias Gus Wah, 26, sebuah rumah di Jalan Ngurah Rai, Gang Jempiring, Kelurahan Seririt.

Wakapolres Buleleng Kompol Loduwyk Tapilaha dalam keterangan pers menjelaskan bahwa saat dilakukan pengeledahan terhadap badan Angel, Angel membuang satu paket lakban warna htam yang berisikan plastic kecil berisikan butiran Kristal bening yang diduga kuat narkotika jenis sabu. “Total BB (barang bukti) seberat 0.19 gram brutto atau 0.09 gram netto,” jelas Loduwyk didampingi Kasatres Narkoba AKP Ketut Suparta, SH, dan Kasubbaghumas Iptu Gede Sumarjaya, Senin (12/8/2019) di press room Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No 1 Singaraja, Bali.

“Terhadap pelaku I GUSTI BAGUS NGURAH LAKSAMANA Alias GUS WAH dan KETUT SUWARDIKA Alias ANGEL melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum memiliki,menyimpan,menguasi atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman atau penyalah gunaan Narkotika Golongan I bagi diri sendiri ,sebagaimana dimaksud dalam pasa 132 ayat (1) yo pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 (1) huruf a RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara atau denda paling sedikit 80 juta atau paling banyak 800 juta,” sambung Kasat Reserse Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Suparta SH.

Sebelumnya tepat tanggal 15 Juli 2019 pukul 13.00 wita polisi terlebih dahulu menangkap I GEDE PANAESAHAN ALIAS ALDO, seorang pelajar , berasal dari Banjar Dinas Dangin Pura , Desa Panji Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. ”Aldo ditangkap di sebuah gang di sebelah timur Pasar Desa Anturan. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 (satu) plastik plip berisi butiran Kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang dipegang menggunakan tangan kiri. Dengan total BB seberat 0.17 gram brutto atau 0.04 gram netto,” urai Loduwyk.

Wakapolres Loduwyk menjelaskan bahwa tersangka ALDO yang diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja tanpa hak dan melawan hukum memiliki,menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika gol I bukan tananam, jenis sabu yang rencananya akan digunakan sendiri sebagai dimaksud pasal 112 ayat (1) uu RI No.35 tahun 2019 ttg narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun dan paling lama 12 tahun atau denda paling sedikit Rp. 80 juta atau paling banyak 800 juta.

Ternyata bukan hanya Angel KW alias Angel Waria dan kawan-kawan yang disiduk polisi, tetapi polisi juga menyiduk kelompok lain. Yakni kelompok Made Sukastra alias Dek Ting-Ting dan kelompok I Gede Adipa alias Dipa juga dibekuk Kasatres Narkoba Suparta bersama anak buahnya.

Tersangka Made Sukastra alias Ting-Ting, 44, beralamat di Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan ,Kecamatan Buleleng ditangkap Selasa (6/8/2019) pukul 12 .30 wita di pinggir jalan tepatnya di depan Pura Dalem Desa Naga Sepaha, Kecamatan Buleleng.

Dek Ting-Ting diduga memiliki, menyimpan. menguasasi narkotika jenis sabu sebanyak 2 (dua) potongan pipet plastic warna hijau bergaris putih yang masing-masing didalamnya terdapat plastic bening yang didalamnya berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang disimpan disaku depan sebelah kiri celana pendek warna hijau yang digunakan, 1 (satu) buah merk Huawei warna hitam silver . “Dengan total Kode A, BB seberat 0,05 gram brutto atau 0,04 gram netto, Kode B Dengan seberat 0,05 gram brutto 0,04 gram Netto,” paparnya. .
Menariknya sejam kemudian tepatnya pukul 13.30 tanggal 6 Agustus 2019, polisi pun langsung menangkap kelompok I Gede Adipa alias Dipa, 42, alamat Banjar Dinas Wadarbasari ,Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, dan Putu Agus Ary Swardana Yasa alias Moris, 26, alamat Banjar Dinas Longsegaha, Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. “Moris ditangkap di rumahnya sendiri. Saat dilakukan pengeledahan ditemukan di belakang dapurnya sebuah kantong kresek hitam berisi 1 ( satu) paket yang diduga Shabu dan alat-alat lainnya. 2 (dua) buah Hp merek Honor warna hitam dan Nolia E71 warna hitam, uang Rp.400.000,” urai Loduwyk seraya menambahkan, total BB seberat 0.05 gram brutto atau 0.04 gram netto .

Dek Ting-Ting dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun dan paling lama 12 tahun atau denda paling sedikit Rp 80 juta atau paling banyak 800 juta. “Sedangkan terhadap pelaku Dipa dan Moris dijerat dengan pasal 132 ayat (1) yo pasal 114 ayat (1) atau pasal 132 (1) yunto pasal 112 ayat ( 1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 10 miliar,” pungkas Loduwyk dibenanrkan Kasat Reserse Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Suparta SH. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *