Olahraga: Pelatih dan Wasit Renang di Bali Dibekali FINA Rules and Regulation

Foto Panitia Pelatihan: Ketua Panitia Pelatihan, DR I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd

BALIEDITOR.COM – Sebanyak 28 pelatih renang di Bali mulai hari ini hingga tanggal 14 Juli mengikuti pelatihan. Ini momentum yang sangat berharga bagi para pelatih dan wasit di lingkup Pengda PRSI Bali untuk menimba ilmu.

Seperti dituturkan Ketua Panitia Pelatihan, DR I Wayan Artanayasa, S.Pd, M.Pd, bahwa tujuan dilaksanakannya pelatihan ini adalah untuk memberikan standar pelatihan renang yang berkesinambungan menuju jenjang lebih tinggi.

“Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kuantitas, kualitas dan keahlian pelatih renang tingkat Provinsi Bali dari katagori D ke katagori C,” papar pria yang sehari-hari menjabat Wakil Dekan II FOK (Fakultas Olahraga dan Kesehatan) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja ini.
Bukan hanya itu. Kata dia, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan prestasi atlet renang dengan telah dibekalinya pelatih yang berkualitas dan bersertifikat.

Menurut Artanayasa, materi yang diberikan selama empat hari pelatihan berlangsung meliputi berbagai aspek. Bukan hanya masalah teori dan teknik kepelatihan renang yang diberikan tetapi juga regulasi renang yang dipakai FINA. “Materi tentang FINA Rules and Regulation juga kita berikan sebagai bekal mereka. Biar tidak hanya mengetahui regulasi local atau nasional tetapi juga memahami regulasi internasional yang berlaku di FINA,” jelas Artanayasa.

Materi lain yang tidak kalah penting dalam pelatihan ini meliputi Kebijakan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan; Teori dan Praktek Ilmu Melatih; Teknik dan Taktik Renang; Organisasi dan Administrasi Perlombaan; Massage; Biomekanika dalam Olahraga Renang; Peningkatan Kondisi Fisik; Cedera dalam Olahraga Renang; serta Tes, Pengukuran dan Evaluasi.

Dia jelaskan bahwa sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah kolaborasi dari Pengda PRSI Bali dan staf pengajar alias dosen FOK Undiksha Singaraja.

“Besar harapan kami kepada para peserta pelatihan ini yang merupakan pelatih agar mengikuti kegiatan selama 4 hari ini dengan sebaik-baiknya. Kepada narasumber agar bias memberikan ilmunya untuk pengembangan kepelatihan yang lebih baik,” pungkas Artanayasa. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *