Pakai Jurus Mabuk, Bawaslu Malah Periksa LSM Suardana

Foto ist: Gede Suardana

BALIEDITOR.COM – “Orang lain yang minum, Sugi (Putu Sugi Ardana, Ketua Bawaslu Kabuaten Buleleng Bali) yang mabuk,” demikian ungkapan pedas yang terlontar dari mulut Gede Suardana, aktivis antikorupsi dari LSM FPMK saat awali percakapan dengan Balieditor.com, Minggu (28/4/2019) malam.

Kritik pedas itu dilontarkan Suardana terkait pemanggilan dirinya oleh Bawaslu Buleleng untuk dimintai klarifikasi.

Padahal, kata dia, dirinya tidak ada kaitan sama sekali dengan laporan dugaan money politics yang dilakukan DR Somvir, caleg NasDem Buleleng untuk DPRD Bali.
“Ini namanya orang mabuk pakai jurus mabuk. Tapi saya besok datang dan biar saya diperiksa supaya saya ada bukti untuk melapor,” tandas Suardana.

Baca Juga:  DPR RI: Bunda Tutik Gandeng PT PII Bagi-Bagi Sembako di Kampung Anyar dan Banyuning

Suardana mencium bau tak sedap dibalik pemanggilan dirinya yakni upaya pengalijan isu untuk menyelamatkan Somvir. “Saya datang biar bongkar semuanya,” tegasnya lagi.
Sesuai surat Bawaslu bahwa surat pemanggilan Suardana itu tertanggal 26 April 2019 ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Buleleng Putu Sugi Ardana, SH, MH.

Dalam surat itu disebutkan bahwa Bawaslu Kabupaten Buleleng memgundang Gede Suardana untuk memberikan keterangan dalam klarifikasi perihal dugaan money politics Pemilu 2029.

Baca Juga:  Kongres V PAN: Zulhas Terpilih Kembali Jadi Ketum PAN 2020-2025

Suardana diminta hadir di Kantor Bawaslu Buleleng Jalan Bisma Nomor IX Singaraja pukul 15.00 wita dan bertemu Putu Sugi Ardana, SH, MH, pada Senin (29/4/2019). (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *