Parlementaria: Luar Biasa, Rani Langsung Tancap Gas, Ketua Komisi Lain Mana?

Foto Humas DPRD Buleleng for Balieditor.com: Ketua Komisi IV, Rani, sedang membesuk pasien di RSUD Buleleng saat melakukan kunjungan ke RS plat merah tersebut

BALIEDITOR.COM – Analisis Balieditor.com tentang kemampuan (ada yang minus dan ada yang plus-plus) sejumlah pimpinan (ketua, red) alat kelengkapan dewan periode 2019-2024, mulai terbaca dalam aksi komisi yang mereka pimpin.

Di saat pimpinan komisi lainnya bersama anggota komisi masih belajar job descriptionnya, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng Luh Rani Hesti Ranita Sari sudah tancap gas. Srikandi Partai Demokrat itu yang memang memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan Ketua Komisi lainnya saat ini, langsung action. Ketua Komisi lainnya mana?

Sebagai bukti Selasa (1/10/2019) politisi cantik yang disapa Rani langsung mendatangi sejumlah mitra kerja di eksekutif. Rani beserta anggota Komisi IV DPRD Buleleng laksanakan kunjungan ke Dinas Sosial dan RSUD Kabupaten Buleleng.

Politisi murah senyum ini menyatakan, kunjungan Komisi IV kali ini ke masing-masing OPD sebagai mitra kerja Komisi IV, untuk memperkenalkan anggota Komisi IV periode 2019-2024 yang baru ditetapkan. “Di samping juga guna menjalin komunikasi dan membangun sinergitas antara lembaga Dewan khususnya Komisi IV dengan eksekutif dalam program-program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang menjadi bidang tugas komisi,” jelas Rani.

Foto Humas DPRD Buleleng for Balieditor.com: Rani memimpin Komisi IV berkunjung ke RSUD Buleleng

Roadshow Komisi IV dimulai dari Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Rombongan Komisi IV diterima oleh Kadis Sosial Kabupaten Buleleng, I Gede Sandhiyasa, S.Sos, M.Si, beserta jajaran. Berbagai masukan usulan serta saran yang disampaikan dalam diskusi tersebut diantaranya terkait dengan program pelayanan JKN KIS di Kabupaten Buleleng yang sampai saat ini jumlah kepesertaanya mencapai 96% dari target yang diamanatkan dalam Inpres 8 Tahun 2017 tentang Program Universal Health Coverage (UHC ).

Selanjutnya rombongan berkunjung ke RSUD Kabupaten Buleleng yang diterima langsung Direktur Utama RSUD Buleleng, dr. Nyoman Wiartana, M.Kes. beserta jajaran. Selain memeperkenalkan anggota yang baru, Komisi IV juga membahas tentang penyediaan fasilitas ambulance bagi peserta JKN.

Ini lantaran dalam ketentuan yang baru, fasilitas ambulance tidak menjadi tanggungan, sehingga hal ini menjadi masalah baru bagi peseta JKN terutama yang kurang mampu.

“Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Pemkab Buleleng, supaya segera mendapatkan solusi terbaik terhadap permasalahan tersebut, berdasarkan dengan aturan dan regulasi serta sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Rani. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *