Pasang Pipa di Laut, Nelayan Asal Situbondo Tewas

Foto Ist: Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap korban

BALIEDITOR.COM – Hendak memasang pipa paralon di laut, Santoso, 45, nelayan asal Situbondo, Jawa Timur, malah tewas di tengah laut.

Pria yang berdomisili di Banjar Dinas Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, itu tenggelam dan meninggal.

Santoso yang telah lama tinggal di kawasan Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, bekerja di tambak ikan krapu milik Kevin Hamdani, 32, di Desa Musi.

Ketika itu Santoso memasang pipa paralon di laut untuk menyedot /mengalirkan air laut ke tambak krapu milik Kevin pada Senin (13/5/2019) pagi.

Karena pekerjaan borongan dan dianggap ringan, bahkan jarak dari bibir pantai ke tengah laut tempat pemasangan pipa cuma sekitar 50 meter, sehingga korban bersama Hasan Basri mengambil pekerjaa. Itu atas suruhan Abdul Mukit, 45.

Bagaimana kisahnya? Informasi yang diperoleh Balieditor.com menyebutkan, saat itu yang nyelam adalah saksi Hasan, untuk memasang pipa.

“Korban yang tidak bisa menyelam berada diatas perahu sampan, pada sekitar pukul 10.00 wita,” cerita Hasan.

Ketika Hasan naik ke permukaan air laut sudah tidak melihat korban yang sebelumnya ada di atas perahu. Tetapi saksi melihat ada selang alat bantu pernapasan sudah terhubung dengan mesin kompresor mengapung diatas air laut.

Selanjutnya saksi mencari keberadaan korban dengan menyusuri selang tersebut, dan menemukan korban mengambang tidak sadarkan diri.

“Dan bertepatan dengan itu ada speed boat Mutiara Cendana melintas. Kemudian saya minta tolong untuk membawa korban ke darat, dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gerokgak 1,” jelas Hasan.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Gerokgak 1, tubuh korban dalam masih keadaan lemas, menggunakan baju kaos loreng merah putih, celana pendek biru dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Santoso pun dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tenggelamnya seorang pekerja.

“Ya benar terjadi peristiwa tenggelam seorang pekerja di Desa Musi. Anggota saat itu langsung kita kontak untuk mengecek ke TKP dan memastikan kejadian. Korban diduga kehabisan napas saat menyelam memasang pipa dilaut,” jelas Kapolsek Widana. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *