Pembukaan Jalan di Pakisan Belum Tuntas, DPUPR Bali Tarik Escavator, Tirtawan Murka

Foto Istimewa: Escavator ketika sedang membuka jalan baru di Desa Pakisan

BALIEDITOR.COM – Sungguh memalukan kinerja Dinas PUPR Provinsi Bali. Betapa tidak? Escavator milik Dinas PUPR Bali yang dipakai membuka jalan baru di Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, baru dua hari sudah ditarik kembali.

Padahal pembukaan jalan baru untuk membuka Banjar Dinas Kelandis dari kawasan terisolasi itu baru berjalan dua hari. Akibat ditarik kembali escavator itu pengerjaan pembukaan jalan baru itu macet.

Padahal Desa Pakisan termasuk desa yang menyuplai suara terbanyak bagi Gubernur Bali DR Ir Wayan Ksoter, MM, pada Pilgub 2018 lalu, namun balasannya Dinas PUPR malah mengecewakan masyarakat setempat.

Akibatnya, anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan, murka. Dan vokalis Renon itu langsung menyerang dan mengkritik kinerja Dinas pUPR Bali.

“Kinerja PUPR sangat buruk. Masa untuk pekerjaan pembukaan jalan baru ini mereka tidak mau kerja sampai tuntas?” ujar Tirtawan kepada Balieditor.com melalui WhatsApp (WA), Minggu (7/10/2018) sore.

Politisi NasDem ini menceritakan Sabtu (6/10/2018) malam dia sudah berkoordinasi dengan Kadis PUPR Bali. Dalam koordinasi itu disepakati bahwa escavator akan dipakai membuka jalan sampai empat hari.

“Pak Kadis PUPR sudah acc, escavator digunakan sampai 4 hari lagi. Saya berharap, kejadian seperti ini jangan terulang lagi. Kalau kita mau kerja untuk rakyat, jangan setengah – setengah, harus tuntas,” beber Tirtawan, yang juga anggota Fraksi Panca Bayu DPRD Provinsi Bali.

Ia murka karena escavator yang masih sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaanitu malah sudah ditarik Minggu (7/10/2018) tadi.

“Ngawur sekali kinerjanya! Escavator dibutuhkan sekali untuk menyelesaikan jalan rakyat hanya untuk 2 hari lagi. Itu alat milik rakyat dan digunakan untuk rakyat! Nanti bisa kena KARMA PALA! Escavator sudah diambil PUPR Bali hari ini, padahal 2 hari kerja lagi jalan rakyat sudah tersambung Kelandis-Pakisan. Sangat disayangkan,” kritik Tirtawan.

“Escavator tidak dicoba kembali oleh PUPR Bali. Dua hari kerja lagi orang yang menghubungkan Kelandis dan Pakisan ini sudah tersambung. Ini sangat disayangkan. Kinerja yang buruk,” tandas Tirtawan, yang juga otak di balik pemangkasan Rp 98 miliar anggaran untuk Pilgub Bali 2018 lalu itu. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *