Pemkab Buleleng Gelar Sosialisasi Kearsipan untuk Tingkatkan Akuntabilitas

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Acara sosialisasi kearsipan

BALIEDITOR.COM – Untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja dalam pelayanan di bidang arsip pada Bagian di lingkup Setda Kabupaten Buleleng, Bagian Organisasi Setda Buleleng Bekerja Sama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng menggelar Sosialisasi Kearsipan, Senin (2/9/2019) di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng.

Sosialisasi kearsipan kali ini diikuti sebanyak 90 peserta dari masing-masing bagian di lingkup Setda Kabupaten Buleleng, dengan narasumber I Putu Kariaman Putra, S. Sos, M.M, yang sekaligus menjabat Sebagai Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng.

Assisten Adminitrasi Pemerintahan Buleleng Setda Putu Karuna, SH mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangatlah penting artinya dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pengelola arsip.

Arsip merupakan unsur penting dalam lingkup pemerintah yang harus dijaga dan ditingkatkan essensinya dengan melakukan suatu pembinaan dalam pengeloalaan kearsipan. “Kearsipan di setiap Bagian adalah merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mengelolaan kearsipan tentunya dituntut mengelola dengan sebaik baiknya,” kata Putu Karuna seperti dilansir Humas Pemkab Buleleng.

Menurutnya, pegelolaan arsip statis dan dinamis mutlak harus dilakukan karena merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media, sesuai dengan perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi.“ Yang paling mendasar dari pengelolaan arsip adalah ketetapan menggunakan kode klarifikasi surat, karena tanpa menggunakan kode klarifikasi yang tepat tentunya arsip akan kacau,” .

Sementara, I Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M yang menjadi narasumber yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng menjelaskan arsip merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan informasi dan komunikasi Negara, perusahaan dan organisasi kemasyarakatan berbangsa dan bernegara. ”Menurut UU No 43 tahun 2019 arsip sangat penting untuk disimpan karena arsip merupakan rekaman Setiap Kegiatan yang ada ataupun peristiwa yang ada,” Jelas putu kariaman. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *