Pendidikan: Atasi Masalah Zonasi, Buleleng Tambah 2 SMP Negeri

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Sosialisasi PPDB di Hotel Banyualit Lovina

BALIEDITOR.COM – Tampanya Buleleng, Bali, jauh lebih siap dan lebih responsive terhadap permasalahan yang disebabkan oleh sistem zonasi itu.

Kadisdikpora Buleleng, Drs Gede Suyasa, M.Pd, menjelaskan bahwa persoalan-persoalan yang terjadi pada PPDB tahun 2017 telah dikaji dan ditindaklanjuti.

Kata dia, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST sudah mengambil keputusan dengan membangun SMP Negeri 8 Singaraja dan SMP Negeri 4 Sawan.

Sementara di kawasan Buleleng Barat tertama di Kecamaan Gerokgak yang menjadi kendala adalah SMPN 2 Gerokgak. Maslaah atau di SMP Negeri 2 Gerokgak adalah masalah gedung sekolah. Untuk menjawab permasalahan di SMP Negeri 2 Gerokgak tersebut, tahun ini akan ditambahkan Ruang Kegiatan Belajar (RKB). “Berbagai permasalahan telah kita kaji agar tidak terulang lagi di PPDB tahun 2018 ini,” urai Suyasa usai sosialisasi pedoman teknis Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2018/2019 di Hotel Banyualit Lovina, Rabu (6/6/2018) siang.

Tahun ini pula, seleksi tidak menggunakan hasil ujian secara murni. Tetapi, nilai ujian akan digunakan dalam penentuan batas kuota yang sama. Suyasa memberikan contoh, kalau menggunakan zonasi radiusnya sama dan di batas daya tampung, maka ini yang akan di rangking termasuk nilai ujian. Ini akan diperingkatkan lagi.

“Nilai ujian tidak digunakan secara mutlak namun akan digunakan jika kuotanya sama dan di batas daya tampung sekolah. Ini yang akan di rangking,” pungkasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *