Pendidikan: SMA Taruna Mandara di Kaliasem Mulai Terima Siswa

Foto Balieditor.com-frs: Gubernur Pastik bersalaman demgan orangtua calin siswa

BALIEDITOR.COM – SMA Taruna Mandara milik Gubernrur Bali, Komjenpol (Purn) Made Mangku Pastika yang berlokasi di Desa Kaliasem, Lovina, Buleleng, Bali, mulai menerima siswa.

Puluhan siswa taman SMP sudah melamar ke sekolah itu. Sekitar 90 orang lebih sebagai pelamar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 sekolah tersebut.

Puluhan pelamar itupun, mulai Kamis (7/6/2018) mulai mengikuti boot camp sampai dengan Jumat (8/6/2018) siang. Mereka mengikuti boot camp ini, untuk mengenal kehidupan sekolah. Selama boot camp, para pelamar akan mengikuti test wawancara (interview), diskusi, hingga test potensi.

Bahkan Gubernur Pastika tadi siang hadir langsung di antara para calon siswa itu untuk memberikan semangat kepada para pelamar, untuk menjadi orang yang tangguh. Bukan itu saja, guru-guru pengajar yang ada di SMA Taruna Mandara merupakan orang-orang pilihan yang memiliki kualitas dan integritas tinggi.

Sehingga diharapkan, mampu melahirkan siswa-siswa yang memiliki jiwa tangguh dan mampu bersaing secara global. Dihadapan puluhan orang yang sebagian besar pelamar yang tak lulus di SMAN Bali Mandara, Pastika mengajak agar anak-anak didik di SMA Taruna Mandara mampu menjadi pemimpin masa depan, dengan membentuk sumber daya manusia berkualitas, cerdas, tangguh, mandiri, berdaya juang tinggi dan berkarakter kuat.

Mangku Pastika mengatakan, SMA Taruna Mandara sebenarnya tidak membatasi jumlah siswa yang ingin masuk. Melainkan siap menerima siswa sebanyak-banyaknya. Bahkan Pastika menegaskan, siswa yang akan sekolah di SMA Taruna Mandara bukan saja berasal dari kalangan tidak mampu, tapi ada beberapa siswa yang berasal dari kalangan ekonomi cukup.

“Diusahakan memang dari kalangan tidak mampu. Tapi bukan berarti yang mampu tidak boleh, ya boleh. Asalkan, mereka itu benar-benar mau di didik seperti SMAN Bali Mandara. Karena sistem pendidikan mirip di SMAN Bali Mandara,” kata Mangku Pastika.

SMA Taruna Mandara bakal menerapkan kurikulum nasional serta bertahap akan diperkaya kurikulum Internasional. Sehingga, memberikan peluang kepada siswa untuk mengikuti berbagai lomba tingkat Internasional, serta setelah lulus merrka berpeluang diterima di perguruan tinggi internasional atau bekerja pada perusahaan internasional. Sekolah gagasan Mangku Pastika ini, mengambil tema “Spirit, Skill, dan Stamina”.

Tujuannya, agar mampu menjadikan anak didik di SMA Taruna Mandara menjadi disiplin, pintar, tangguh. “Masih banyak memerlukan pendidikan, karena pendidikan kunci masa depan. Bentuk dan didik mereka menjadi orang-orang tangguh, disiplin, pintar. Dengan itu, mereka bisa menjadi orang baik dan mampu menghadapi masa depan,” tegas Pastika.

Sementara Kepala SMA Taruna Mandara, Dewa Putu Artawan mengungkapkan, awalnya jumlah peserta boot camp mencapai 200 orang. Namun setelah adanya pengumuman, sebagian ada diterima di SMAN/SMKN Bali Mandara. Sehingga, saat ini jumlah peserta boot camp mencapai sekitar 90 orang. “Seperti kata pak Gubernur tadi, kami menerima berapa yang mendaftar, ya segitu kami terima” ujar Dewa Artawan.

Artawan tidak memungkiri, sistem pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Mandara menyerupai di SMAN Bali Mandara. Di sekolah ini, akan dilengkapi dengan wifi. Sebab, di basic sekolah ini adalah E-Learning. “Kelas disini kemungkinan akan kecil, beda dengan sekolah dulu kelas besar. Karena intinya, semua ruangan areal belajar,” jelas Dewa Artawan.

Disinggung untuk pembiayaan sekolah, kata Artawan, jika siswa itu tergolong dari keluarga tidak mampu, maka akan dibebaskan dari segala pembiayaan alias gratis. Sedangkan, jika siswa berasal dari keluarga ekonomi cukup dan mampu, hanya melakukan punia ke yayasan. “Ini modelnya subsidi silang,” pungkas Dewa Artawan. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *