Penembakan Kijang di TNBB: 2 Buron Masih Kabur, Tak Terdeteksi Karena Berpindah-Pindah

Foto Dok Balieditor.com: Kasatreskrim Teuku Ricky F (kemeja Merah) sedang memberikan keterangan pers

Foto Dok Balieditor.com: Kasatreskrim Teuku Ricky F (kemeja Merah) sedang memberikan keterangan pers

BALIEDITOR.COM – Kasus penembakan 4 satwa kijang di awasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) beberapa waktu lalu, hingga saat ini masih belum terang.

Pasalnya, Satreskrim Polres Buleleng baru mengamankan 3 orang pelaku penembakan satwa. Ketiganya adalah KP, 30, dan PS, 41, yang semuanya warga Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Dan SL, 37, ditangkap sebelumya. Sedangkan, 2 orang pelaku lainnya saat ini masih buron.

Seizin Kapolres Sukawijaya, Kasatresrim Polres Buleleng, AKP. Teuku Richy Fadliansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku itu. Kendati begitu diakuinya, kesulitan anggota untuk mengamankan para pelaku yang masih buron itu lantaran keberadaan mereka sering berpindah-pindah tempat.

“Mereka sering berpindah-pindah tempat tinggal, sudah kami cari ke rumah dan lokasi lain tapi belum. Tapi, kami akan tetap melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang belum kami amankan, termasuk masih terus melakukan pengembangan guna menangkap para pelaku yang masih kami kejar,” ujar Teuku Fadliansyah, beberapa waktu lalu.

KP dan PS ini serta SL tidak dilakukan penahanan. Sebab, ketiga pelaku sangat kooperatif dalam memberikan keterangan meski tetap diwajibkan wajib lapor. Meski begitu, penanganan kasus ini masih terus dilakukan untuk proses pengembangan lebih lanjut.

Saat ini barang bukti yang diamankan polisi berupa mobil APV DK 573 IS yang digunakan untuk berburu satwa yang dilindungi di kawasan TNBB, termasuk dua pucuk senjata laras panjang, sebuah senter dan pisau komando serta 4 ekor kijang yang sudah ditembak mati oleh para pelaku.

Kasus ini terungkap, ketika petugas jaga mencurigai mobil APV DK 573 IS masuk ke dalam hutan hingga kemudian ditemukan dua pucuk senjata laras panjang di dalam mobil dan empat ekor kijang yang telah mati. Namun, di lokasi saat akan dilakukan pemeriksaan, para pelaku itu akhirnya berhasil kabur. (ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *