Penjaga Malam Dispar Buleleng Ditemukan Tewas di Toilet Dispar

Foto Balieditor.com-ngr: Jenazak Korban Gunawan

BALIEDITOR.COM – Para pegawai Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Bali, pada Rabu (8/8/2018) sekitar pukul 07.30 wita pagi dibuat gempar. Ini lantaran ditemukan sesosok mayat laki-laki di kamar mandi belakang kantor Dispar Buleleng di Jalan Kartini Singaraja.

Mayat tersebut bernama Made Agus Gunawan, 39, yang sehari-hari sebagai penjaga malam di Dispar Buleleng. Korban yang warga Jalan Gajah Mada Gang Swastika, Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja, pertama kali ditemukan oleh Ketut Nilawati, 46, warga Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng yang juga seorang cleaning service di Dispar Buleleng.

Saat itu saksi Nilawati sekitar pukul 06.00 wita, hendak melakukan aktivitasnya di kantor tersebut. Saksi Nilawati yang biasanya selalu melihat keberadaan korban, tiba-tiba merasakan hal yang tidak enak tentang korban. Saksi Nilawati pun menanyakan tentang keberadaan korban Gunawan kepada rekan sesama cleaning service bernama Made Widiarta, 43, warga Kelurahan Paket Agung, Buleleng. Oleh Widiarta dijawab tidak mengetahui dan mungkin sedang berada dibelakang.

Merasa penasaran, Nilawati kemudian mencari korban hingga mengelilingi kantor. Betapa kagetnya, saksi Nilawati akhirnya menemukan korban Gunawan berada di kamar mandi kantor Dispar Buleleng yang berukuran 1,1 X 1,7 meter, dalam keadaan sudah meninggal dunia. Saat ditemukan celana korban tergantung di pintu kamar mandi, dengan posisi mayat tertelungkup kepala posisi di selatan kaki telentang ke utara, dari mulut keluar darah.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. AA. Wiranata Kusuma, membenarkan penemuan mayat di kantor Dispar Buleleng yang bernama Agus Gunawan. Kapolsek Wiranata mengatakan, pasca menerima laporan, anggota sudah langsung menuju ke lokasi untuk segera melakukan olah TKP dan melibatkan tim medis untuk memeriksa kondisi jenazah korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan lama mayat berkisar 4 jam. Korban juga ada riwayat sakit asam urat dan rematik akut yang berkepanjangan. Sehingga, berdampak akibat terlalu banyak mengkonsumsi obat-obat medis,” ujar Kapolsek Wiranata.

Menurut Wiranata, dugaan sementara korban tewas akibat terjatuh di kamar mandi. Sehingga, korban tewas akibat kepalanya terbentur. “Saat itu korban diperkirakan sedang melakukan buang air besar. Kemudian korban terjatuh. Kini jenazah korban sudah diterima pihak keluarganya untuk disemayamkan. Dari keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian ini,” pungkas Kapolsek Wiranata. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *