Perbekel Suberata Bantah Minta Uang DP kepada CV Aruna Jaya

Foto Balieditor.com-frs: Perbekel Patas, Nyoman Suberata

BALIEDITOR.COM – Perbekel Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Nyoman Suberata yang ditemui Balieditor.com, membantah tudingan itu. “Tidak ada. Kalau meminta itu (DP) tidak ada pak,” bantahnya.

Hanya saja dari cara menjelaskan sudah bisa ditebak keinginan Perbekel Suberata agar ada sumbangan dari CV Aruna Jaya kepada Desa Pakraman Patas dan Desa Dinas Patas.

“Kalau perusahaan mau terbuka dengan kita, apa yang mereka mau rencanakan di sini. Anggaplah suatu contoh, menyampaikan dampak positif negatifnya perusahaannya, terus nanti anggaplah saya (perusahaan, red) ada sumbangan yang tidak mengikat kepada desa pakraman maupun desa dinas,” paparnya.

Ditambahkan lagi, ”Kalau ada (sumbangan untuk desa pakraman dan desa dinas, red) itu kita kan nanti ikut menyampaikan sosialisasi. Kalau nggak ya kita undang saja, terserah apa yang mereka akan perbuat, ya beliau yang jelaskan. Kalau meminta DP, tidak ada pak.”

Kata dia, di Desa Patas itu sudah terbiasa dengan cara sosialisasi kalau ada investor masuk di wilayah itu. Begitu pula terhadap proposal yang diajukan CV Aruna Jaya itu. Ia tidak berani memberikan rekemendasi sebelum disosialisasikan dulu kepada masyarakat setemapat.

“Sebenarnya kita membantu perusahaan itu agar di kemudian hari tidak ada masalah. Jangan sampai perusahaan sudah berdiri lalu ada malah. Makanya kami selalu sosialisasikan ke masyarakat,” jelas Perbekel Suberata.

Perbekel Suberata juga menyayangkan sikap CV Aruna Jaya yang menaruh alat beratnya di lokasi itu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu ke desa. “Sehingga besoknya ada suara-suara sumbang dari masyarakat, pak mekel dan pak RT dapat uang berapa, gitu,” paparnya.

“Maka saya langsung turun ke TKP dan saya ketemu orang tangan kanannya bos perusahaan itu, dan dia bilang ini baru taruh saja, belum kerja. Lalu saya jelaskan kepada masyarakat,” tambahnya lagi.

Kapan diadakan sosialisasi? Perbekel Suberata menyebutkan, sosialisasi akan digelar Senin (19/11/2018) mendatang. “Karena Pak Camat masih di Surabaya,” pungkasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *