Pergi Mancing, Sukerta Hilang

Foto ist: Polair dan Tim SAR sedang melakukan pencarian

BALIEDITOR.COM – Seorang nelayan asal Banjar Dinas Sari Mekar, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, bernama Putu Sukerta, 52, dikabarkan menghilang saat mancing ikan di pantai Perapat Agung, wilayah Kecamatan Gerokgak, sejak Selasa (26/3/2019).

Hingga kini proses pencarian terhadap korban Sukerta masih terus dilakukan Sat Pol Air Polres Buleleng bersama tim Basarnas Buleleng.

Berdasarkan informasi, awalnya korban Sukerta berangkat dari rumahnya menuju ke lokasi mancing di kawasan pantai di Pura Perapat Agung, Kewasan Bali Barat sekitar pukul 09.00 wita. Namun hingga pukul 19.00 wita, korban malah tidak kunjung pulang. Sehingga, keluarga korban mencari keberadaan korban di lokasi mancing.

Sayang dilokasi, keluarga korban hanya menemukan motor Honda dengan nopol DK 7918 VJ milik korban yang masih terparkir dipinggir laut serta jaring dan pakaian korban juga masih ditemukan tergantung di pohon yang ada dipinggir pantai. Lantaran proses pencarian tidak membuahkan hasil, keluarga korban akhirnya melaporkan hal itu ke Basarnas Buleleng.

“Paman saya berangkat mancing sekitar pukul 09.00 wita pada hari Selasa. Biasanya pulang pukul 15.00 wita tapi kok tidak pulang. Karena tidak ada hasil, kami melapor ke Basarnas untuk dibantu pencariannya,” kata keponakan korban Sukerta, Ketut Merta, 35.

Kepala Basarnas Buleleng, Dewa Putu Hendri Gunawan menjelaskan, proses pencarian dilakukan dengan menyusuri dalam melakukan pencarian terhadap pantai wilayah Bali Barat dengan jarak beberapa kilometer mulai dari kawasan Teluk Terima hingga perairan Segara Rupek, dengan menerjunkan sebanyak 8 orang Basarnas dibantu Sat Pol Air Polres Buleleng serta keluarga korban.

“Untuk pencarian hingga pukul 18.00 wita, karena laut di Bali Barat berbatasan dengan hutan, rencananya dilanjutkan besok (hari ini, red). Kemungkinan saat korban mancing berada diatas karang, kemudian saat air penuh korban masih ada diatas karang sehingga tenggelam,” jelas Hendri.

Sementara dikonfirmasi Kasat Pol Air Polres Buleleng, AKP. Putu Aryana mengatakan, meski proses pencarian dihentikan sementara waktu karena kondisi sudah malam, namun pencarian masih tetap dilakukan dengan cara memperluas areal pencarian di kawasan pantai Bali Barat.

“Belum ditemukan. Tindakan sudah kami lakukan dengan menyebarluaskan berita ini kepada para nelayan untuk ikut mencari. Mudah-mudahan segera ditemukan,” pungkas AKP. Aryana. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *