Permintaan Semen Meningkat, Pelabuhan Celukan Bawang Bangun Port To Door

Foto Balieditor.com-cha: Sinergi BUMN,merupakan komitmen PT.Pelindo III Celukan Bawang dengan PT.Semen Indonesia mempercepat proses bongkar muat dari kapal langsung ke gudang distribusi (port to door)

BALIEDITOR.COM – Upaya untuk membangun basis ekonomi Bali utara melalui pintu laut Pelabuhan Celukan Bawang terus digiatkan. Salah satunya dengan mempercepat proses mekanisme bongkar muat dari kapal langsung ke gudang distribusi (port to door).

Percepatan proses arus barang itu merupakan komitmen PT.Semen Indonesia (Persero) dengan PT.Pelindo III (Persero) setelah tercapai kesepakatan dalam bentuk Mou dibidang eneregi,logistik dan kepelabuhanan.

GM Pelindo III Celukan Bawang,Rio Dwi Santoso, menjelaskan bahwa komitmen itu sudah mulai implementasikan di Pelabuhan Celukan Bawang terutama kegiatan port to door yaitu bongkar muat dari kapal dan pengiriman semen dalam kantong untuk langsung dibawa ke gudang-gudang milik distributor.

“Saat ini Pelabuhan Celukan Bawang sedang mengerjakan kegiatan port to door yaitu bongkar muat dari kapal dan pengiriman semen indonesia in bag menuju gudang-gudang milik distributor semen Indonesia Group,” jelas Rio, Jumat (30/8/2019).

Menurut Rio, sebelum dilakukan MoU dengan PT. Semen Indonesia, pihak Pelabuha Celukan Bawang telah lama menjalin kerjasama dengan perusahaan semen lainnya. Kerjasama tersebut terutama dalam mengoperasikan 2 unit silo semen milik Tonasa yang masih satu grup dengan Semen Indonesia.

“Pelindo III dalam konteks ini melayani jasa kepelabuhnan dengan kegiatan bongkar muatnya. Dari sinergi itu cukup memberikan manfaat terutama untuk memperlancar arus barang. Yang itu berarti arus ekonomi cepat berputar bersama seluruh rantai ekonomi di pelabuhan, baik jasa maupun tenaga kerjanya,” ungkap Rio.

Selain itu, kerjasama yang dilakukan bersama PT.Semen Indonesia merupakan respon atas semakin meningkatnya permintaan semen di tahun 2019.Rio menjelaskan,peningkatan permintaan itu tidak lepas dari semakin tumbuhnya kegiatan proyek infrastruktur di Bali bersamaan dengan pembangunan lainnya di Bali.

“Kami mencermati adanya peningkatan permintaan semen yang salah satu penyebabnya adanya pertumbuhan di sektor infrastruktur. Bahkan tidak lepas dari peningkatan pembangunan lainnya di wilayah provinsi Bali. Nah, ini kami perkirakan akan berkembang sejalan dengan pembangunan akses jalan berupa shortcut yang tentu akan lebih mempermudah arus barang,” tandas Rio. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *