Pileg: Massa Pedawa Kepung Bawaslu Buleleng

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Bawaslu Buleleng Sugi Ardana menerima pendemo

BALIEDITOR.COM – Puluhan massa anti money politics kembali mengepung Kantor Bawaslu Kabupaten Buleleng.

Kali ini massa dari Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. Massa dikoordinir oleh Nyoman Redana.

Puluhan massa anti money pilitics itu datang ke Bawaslu untuk menanyakan kelanjutan laporan tentang money politics yang diduga kuat melibatkan DR Somvir, Caleg NasDem untuk DPRD Bali dari Dapil Buleleng.

“Kami mau tahu penanganan kasus money politics yang dilakukan Somvir. Jangan main-main dengan laporan kami, ini tindakan serius merusak roh demokrasi,” tandas Redana.

Massa mengingatkan Bawaslu agar jangan mengoreng kasus money politics karena akan berdampak buruk terhadap demokrasi.

“Kami harus lapor kemana? Kalau bukan lapor ke Bawaslu, kami harus lapor kemana. Tolong Laporan masyarakat ditindaklanjuti,” tandas Redana.

Massa mempertanyakan keseriusam Bawaslu dalam menangani kasus money politics tersebut. Karena, kata mereka, terlapor Subrata belum dipanggil Bawaslu.

Bagaimana tanggapan Bawaslu? Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana, SH, MH, yang menerima massa menjelaskan bahwa laporan tersebut sedang ditindaklanjuti.

“Kami tidak diam. Kami sudah memanggil Subrata dua kali tapi tidak hadir. Kami baru saja pulang dari mencari Subrata,” tandas Sugi Ardana. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *