Pileg: Suardana Desak Somvir Dibawa ke Pidana Pemilu

Foto Ist: Gede Suardana

BALIEDITOR.COM – Ada wacana baru dalam kasus money politics yang diduga melibatkan DR Somvir, Caleg NasDem untuk DPRD Bali dari Dapil Buleleng.

Pegiat anti korupsi dari LSM FPMK Buleleng Gede Suardana meminta agar kasus dugaan money politics Somvir itu sebaiknya dibawa ke pidana Pemilu. ini lantaran aksi money politics dilakukan secara terencana dan massif.

“Bawaslu harus lebih jeli melihat kasus ini. kasus.ini bukan sekedar pelanggaran pemilu tetapi sudah masuk ranah pidana pemilu,” tandas Suardana.

Kata dia, Bawaslu tidak boleh “menggunakan kacamata kuda” dalam melihat dan menangani kasus money politics tersebut. Tapi harus juga menggunakan nalar dan analisis sosiopolitik masyarakat. Kasus ini, sambung dia, harus dilihat dari berbagai sudut.

Bahkan Suardana menyarankan agar kasus money politics yang dilakukab Somvir secara massif dan terorganisir itu dibawa ke pidana umum. “Di sana ada Gakkumdu, jadi kalau sudah ada indikasi pidana ya polisi bawa itu ke pidana,” kritiknya.

“Yang naif baru panggil satu terlapor yg mangkir dua kali atas nama Subrata. Sedangkan Somvir yang ikut terlapor belum dipanggil,” sorot Suardana.

Suardana juga menyayangkan sikap arogan Ketua Bawaslu Buleleng yang mempertanyakan laporan masyarakat.

“Adakah UU atau aturan yang melarang untuk melaporkan dugaan pidana pemilu ke BAWASLU? BAWASLU harus kerja profesional dan sesuai UU pemilu. Jangan tanya siapa yang menyuruh masyarakat melaporkan kepada pihak yang berwenang! Memang harus lapor kemana jika tidak ke BAWASLU! Apakah harus melapor di pasar atau di jalan atau di laut? Untuk apa BAWASLU?” kritik Suardana. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *