Pilgub Bali 2018: SGB, “Justru Ada Orang Buleleng yang Tolak Bandara”

Foto Balieditor.com-frs: SGB tampil di arena diskusi akhir tahun KJB

Foto Balieditor.com-frs: SGB tampil di arena diskusi akhir tahun KJB

BALIEDITOR.COM – Diskusi akhir tahun yang digelar Komunitas Jurnalis Buleleng (KJB), Jumat (8/12/2017) di gedung IMACO di kawasan Pelabuhan Buleleng, Singaraja, Bali, benar-benar menjadi panggung milik kandidat gubernur Bali dari PartaiGolkar, Ketut Sudikerta alias SGB (Sudikerta Gubernur Bali).

Betapa tidak? Diskusi bertajuk “Buleleng di Kancah Politik Bali” dikuasai oleh SGB karena kandidat lain seperti Wayan Koster alias KBS (Koster Bali Satu), IB Rai Mantra dan Gede Pasek Suardika yang juga diundang panitia tidak hadir.

Momen emas itu benar-benar dimanfaatkan SGB untuk memaparkan panjang lebar program kerja dan program pembangunannya bila terpilih sebagai Gubernur Bali periode 2018-2023 mendatang.

Di hadapan sekitar 200 peserta diskusi itu, SGB berjanji akan memfokuskan pembangunan di Bali Utara, Bali Barat dan Bali Timur. Terutama untuk Bali Utara, SGB berjanji akan membangun Buleleng dalam tiga zona yakni zona timur akan dibangun Bandara sebagai penunjang percepatan pembangunan, dan memperkuat pembangunan pendidikan di zona tengah, serta pengembangan kawasan pariwisata di zona barat.

“Saya berjanji akan membangun Bandara di Kubutambahan. Setelah saya terpilih jadi gubernur, saya akan menggunakan cara untuk merealisasikan pembangunan Bandara,” janji SGB.

Kata dia, dirinya sudah melobi dua investor yang mengincar megaproyek Bandara Internasional Buleleng (BIB) di Kubutambahan itu. “Saya sudah melobi dua investor itu untuk membangun Bandara,” bebernya.

Sayang, SGB membeberkan bahwa justru ada orang (salah satu tokoh) Buleleng yang malah menolak pembangunan Bandara itu. “Saya sudah berjuang agar rekomendasi penentuan lokasi (Penlok) Bandara itu segera turun, tetapi justru ada orang Buleleng yang menolak,” beber SGB dengan nada tinggi.

Siapakah orang Buleleng yang menolak Bandara? “Saya diberitahu oleh Menteri. Kalau mau tahu siapa orang Buleleng yang menolak Bandara, silahkan Tanya ke Pak Menteri,” jawabnya.

Selain Bandara yang menjadi program prioritasnya bila terpilih jadi gubernur, SGB juga bakal membangu jalan tol yang menghubungkan Bali Barat dengan Bali Timur dan jalan tol yang menghubungkan Bali Utara dengan Bali Selatan.

“Kalau mau semua ini terwujud, pilih dulu saya sebagai gubernur Bali. Saya pastikan semua ini akan terwujud,” tandasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *