Pilkada Buleleng: Perbekel Ashari Jadi “Buronan” Panwaslih

Foto Dok Balieditor.com: Perbekel Muh Ashari

Foto Dok Balieditor.com: Perbekel Muh Ashari

BALIEDITOR.COM – Perbekel Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Muhammad Ashari, benar-benar melecehkan lembaga pengawasan Pilkada, Panwaslih.

Betapa tidak? Untuk ke sekian kalinya Ashari mangkir dari undangan Panwaslih Buleleng untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan Ashari ikut kampanye salah satu paslon, di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, beberapa waktu lalu.

Semestinya Ashari harus menghadiri undangan Panwaslih Buleleng, pada Kamis (5/1) pukul 10.00 wita untuk panggilan kedua. Namun, Ashari kembali mangkir, hingga akhirnya Panwaslih Buleleng, kembali melayangkan surat undangan ketiga untuk Ashari. Kini Ashari menjadi “buronan” Panwaslih Buleleng.

Dimanakah Ashari saat ini? Ashari berdalih dirinya masih berada di Jawa. Namun informasi dari masyarakat Celukan Bawang, yang bersangkutan ada di Celukan Bawang.

Artinya, Panwaslih Buleleng baru melakukan klarifikasi terhadap tiga orang saksi diantaranya, LPM Desa Celukan Bawang, Hasan Basri, Gunawan sebagai Ketua Panitia Jalan Sehat Desa Celukan Bawang dan juga Sekretaris Panitia, Mohammad Kamil.

“Kami mintai klarifikasi, atas temuan dari jajaran Panwaslih Buleleng ini. Jadi, yang bersangkutan (Ashari, red) itu harus hadir untuk memenuhi undangan Panwaslih, untuk memberikan klarifikasi,” kata Ketua Panwaslih Buleleng, Ketut Ariyani.

Perbekel Ashari sebelumnya sudah dua kali diperingati oleh Panwaslih Buleleng, dan sempat mendapatkan peringatan dari Bupati Buleleng. Akibat ulah yang ketiga ini, Ashari akhirnya kembali berurusan dengan pihak Panwaslih Buleleng.
Atas temuan jajaran Panwaslih Buleleng ini, Ashari terancam Tindak Pidana Pemilu (TPP), karena diduga telah melanggar Pasal 71 ayat (1) UU No. 10 Tahun 2016, yang sanksi larangan tersebut diatur dalam Pasal 188 dan Pasal 187 ayat (6). (ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *