Polemik LPD Gerokgak: Tirtha Adnyana, “Dimananya Pencemaran Nama Baik?

Foto Balieditor.com-frs: Perwakilan nasabah LPD Gerokgak didampingi Anton datangi Dewan Buleleng

BALIEDITOR.COM – Sejumlah anggota DPRD Buleleng, Bali, yang menerima para nasabah LPD Desa Pakraman Gerokgak, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, tertawa kala diceritakan bahwa I Made Pasek salah satu nasabah yang menjadi korban pengurus LPD dilaporkan ke polisi oleh Ketua Tim Inventarisasi LPD Gerokgak, Ketut Ngurah Arya, dengan tuduhan pencemaran nama baik.

“Dimananya pencemaran nama baik? Saya masih ingat kok waktu para krama ini ceritakan bahwa Desa Pakraman membentuk Tim Inventarisasi dan Pak Ngurah Arya sebagai ketua. Tidak ada yang jelek-jeleknya Pak Ngurah Arya kok,” tandas Putu Tirtha Adnyana saat menerima nasabah LPD Gerokgak didampingi Antonius Sanjaya Kiabenia dari LSM Gema Nusantara (Genus) yang juga Ketua Seknas Jokowi Bali itu, Senin (30/7/2018) siang.

Bukannya itu, dewan juga menertawakan Polres Buleleng yang terkesan tidak fair dan tidak objektif menangani kasus ini. Ketut Janayasa, SH, dari Fraksi Golkar, menegaskan bahwa polisi seharusnya tidak memproses laporan pencemaran nama baik itu. Polisi, kata dia, seharusnya memproses dulu laporan para nasabah tentang dugaan penyelewengan uang mereka oleh pengurus LPD Gerokgak yang sudah terlebih dahulu dilaporkan.

“Lucu, polisi sebenarnya tidak boleh memproses laporan pencemaran nama baik itu, karena ada keterkaitan dengan kasus yang sudah dilaporkan nasabah. Buktinya dulu dugaan korupsi yang dilaporkan nasabah. Ini kok terbalik,” kritik Janayasa.

Sejumlah nasabah bersama LSM Genus mendampingi Pasek yang dilaporkan Ketua Tim Inventarisasi Ketut Ngurah Arya ke polisi. Karena hari ini penyidik Unit II Satreskrim Polres Buleleng memanggil Pasek untuk dimintai keterangan. Setelah ke Polres, perwakilan nasabah didampingi LSM Genus mendatangi DPRD Buleleng. Mereka diterima Putu Tirtha Adnyana didamping Ketut Janayasa dan Gusti Nuaba.

“Kebetulan hari ini bersama dengan pemanggilan Pak Pasek oleh Polres Buleleng maka sekalian ke dewan mau minta bantuan, karena kami menemui sejumlah kendala saat kami meminta hasil kerja Tim Inventarisasi yang diketuai Bapak Ketut Ngurah Arya,” papar Antonius Sanjaya Kiabeni alias Anton dari LSM Genus.

Kata bercerita bahwa pihaknya mengadvokasi para nasabah yang menjadi korban ulah pengurus LPD Gerokgak sudah menemui Kelian Desa Pakraman Gerokgak dan Perbekel Gerokgak untuk meminta hasil kerja Tim Inventarisasi namun hasilnya nol.

“Ini bukan hanya kami, polisi juga mengeluh karena tidak bisa mendapatkan hasil kerja Tim Invntarisasi itu. Kebetulan Ketua Tim Inventarisasi kan anggota DPRD Buleleng sehingga kami harap kita menghormati ketebukaan informasi (UU RI No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik) itu ,” tanas Anton (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *