Politik: Baliho De Harja Dirobek, Relawan Lapor Panwaslu

Foto-Foto Istimewa: Sejumlah baliho milik Harja dirobek orang tak dikenal

< BALIEDITOR.COM - Sebulan jelang pemilihan umum (Pilek dan Pilpres), Buleleng mulai perlihatkan getaran politik sebagai daerah panas politik di Bali.

Suhu politik di Bumi Panji Sakti itu mulai mendidih dan suasana hari ini terutama di Kecamatan Banjar mulai tegang.

Ini menyusul terjadi aksi perusakan baliho milik caleg No 2 Partai Gerindra untuk DPRD Bali, Gede Harja Astawa, SH.

Akibatnya #Relawan De Harja, menyampaikan laporan perobekan baliho ke Panwas Kecamatan Banjar.

Harja dalam komentarnya yang dikutip Balieditor.com via cuitan di FBnya menyatakan bahwa aksi perobekan ditengarai dilakukan secara berencana dan dalam waktu yg hampir bersamaan sekitar pukul 03.00dini hari tadi tanggal 10 Maret 19.

“Inikah bukti kita sudah berdemokrasi secara sehat???” tandas Harja yang seorang pengacara itu.

Harja menjelaskan bahwa perobekan baliho miliknya terindikasi dilakukan oleh lebih dari satu orang, secara berencana dan pesanan serta menggunakan alat sajam, robekan rapi teriris.

“Saya sebagai caleg Provinsi Bali Dapil V/Buleleng meminta para pendukung untuk menahan emosi, jangan terpancing provokasi,” imbau Harja kepada pendukungnya.

Kepada lawan-lawannya politiknya, politisi muda asal Desa Temukus, Kecamatan Banjar itu memimta agar berdemokrasi yang sehat.

“Untuk para pelaku, kalau tidak suka saya, jangan pilih saya. Kalau ngga suka Prabowo-Sandi, jangan pilih beliau. Beda pendapat sah dan wajar, tapi jangan ciderai demokrasi dengan cara-cara kasar dan tidak sportif. Salam demokrasi,” pungkas Harja. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *