Politik: Bawaslu Buleleng Siap Mediasi Perseteruan Gerindra versus KPU

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana (kanan) bersalaman dengan Kadek Widana

BALIEDITOR.COM – Bawaslu Buleleng, Bali, menerima pengaduan Partai Gerindra, Rabu (3/10/2018).

Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana menjelaskan, pasca menerima permohonan mediasi ini, pihaknya masih mempelajari dahulu point-point yang menjadi keberatan pihak pemohon (DPC Gerindra) terhadap termohon (KPU, red).

Dan point-point itu, kata Sugi Ardana, akan menjadi materi dalam mediasi nanti. “Proses waktunya ada 12 hari, pasca kami terima. Kami pelajari dulu, apa isi materi dalam mediasi nanti sesuai point-point keberatan pihak pemohon. Besok kami akan buatkan surat undangan untuk kedua pihak, pemohon dan termohon. Langkah selanjutnya, kami akan mediasi kedua pihak sesuai dengan permohonan dari pemohon,” jelas Sugi Ardana.

Bagaimana kalau mediasinya gagal? Ketua Bawaslu yang langganan menjadi Panwaslu (sebelum berubah menjadi Bawaslu) itu menyatakan sesuai dengan standar operating procedure (SOP) maka Bawaslu akan melakukan mediasi terlebih dahulu.

“Kalau antara pemohon dan termohon tidak sepakat, apa permohonan pemohon tidak dipenuhi oleh termohon, kami akan lanjutkan dengan sidang ajudikasi, sidang majelis ajudikasi,” pungkas Sugi Ardana. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *