Politik: Berani Sahkan Somvir, KPU Bali Di-TUN-kan

Foto Ist: Kantor KPU Bali

BALIEDITOR.COM – Somvir, KPU Bali dan Bawaslu Bali, jangan berpesta dulu sebab publik Buleleng yang tidak suka dengan cara berpolitik Somvir yang dinilai merusak nilai-nilai demokrasi, serta Bawaslu Bali yang dikesankan membela Somvir, tidak bakal menyerah begitu saja.

Kendati Bawaslu Bali dengan segala trik memenangkan Somvir dari sejumlah laporan masyarakat, namun serangan dahsyat sedang menanti mereka.

Bisik-bisik di kalangan kubu kontra Somvir menyebutkan bahwa kini sedang disiap konsep untuk melakukan serangan dahsyat yang bisa membuat Somvir tidak dilantik tanggal 1 September 2019 mendatang.

Kubu kontra Somvir dikabarkan sedang menunggu SK penetapan dan pengesahan Somvir sebagai anggota DPRD Bali periode 2019-2024.

“TUN sedang disiapkan oleh pihak-pihak yang memiliki legal standing. KPUD Bali jika têtapkan Somvir sebagai Caleg yang menjadi anggota DPRD Bali, maka langsung di-TUN. Nunggu putusan KPUD,” beber sumber terpercaya dari kibu kontra Somvir yang engga ditulis identitasnya.

Bila gugatan di PTUN itu dilakukan maka Somvir yang digadang-gadang menjadi Ketua Fraksi Gabungan harus ditunda dulu hingga 2 tahun.

“Pokoknya sedang disiapkan oleh pihak-pihak yang punya legal standing. Somvir terancam 2 tahun belum boleh dilantik,” beber sumber tersebut.

Hasil penyelusuran Balieditor.com menyebutkan bahwa pihak yang mempunyai legal standing dimaksud adalah Nyoman Mudita, SH, Caleg No 4 dari Partai NasDem untuk DPRD Bali. Mudita dikabarkan sedang menyiapkan konsep gugatan ke PTUN. “Mudita siap PTUN-kan KPU Bali,” ungkap sumber tersebut.

Hingga berita ini diposting, Mudita belum bisa dikonfirmasikan. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *