Politik: Besok Somvir Diadli, Massa NasDem Kepung Sekretatriat DPW Bali

Foto Ist: Salah satu spenduk yang bakal dibawa massa NasDem Buleleng kepung Sekretariat DPW NasDem Bali, besok

BALIEDITOR.COM – Mahkamah Partai Nasdem DPW Bali besok (Senin, 19/8/2019) akan menggelar siding untuk mengadili DR Somvir, caleg DPRD Bali terpilih dari Dapil Buleleng.

Awalnya, sidang digelar Minggu (18/8/2019) pukul 10.00 wita, namun dijadwal ulang sehingga sidang akan digelar Senin besok pukul 13.00 wita di Sekretariat DPW Partai NasDem Bali di Jalan Tukad Batanghari No 7 Renon, Denpasar.

Surat panggilan ini bernomor: 006-DKPN/NasDem-Bali/VIII/2019, hal: Jadwal Ulang Panggilan Sidang. Surat tertanggal 18 Agustus 2019 itu ditandatangani oleh Sekretaris DPW Partai NasDem Bali, Deni D Vaindra.

Dalam surat ini termohon Somvir diminta hadir pada persidangan mahkamah partai yang rencanannya akan digelar Srnin (19/8/2019) bertempat di Sekretariat DPW Partai NasDem Bali, Jalan Tukad Batanghari No 7 Renon, Denpasar.
Somvir juga diminta untuk datang ke sidang mahkamah partai dengan berpakaian atribut Partai NasDem atau pakaian adat madya.

Yang menarik, selain termohon yang dipanggill DK Partai NasDem Bali, juga para pemohon dipanggil menghadiri persidangan mahkamah partai yang digelar Minggu tiga hari lagi itu.

Para pemohon yang turut dipanggil untuk menghadiri persidangan mahkamah partai adalah I Made Teja, I GN Wijaya Kusuma, I Nyoman Mudita, I Made Arjaya, Nyoman Tirtawan dan I Made Westra.

Massa Kepung DPW Bali

Yang menarik, sidang mahkamah Partai NasDem Bali bakal lebih seru. Ini lantara massa NasDem dari Buleleng sekitar 100 orang bakal mengepung Sekretariat DPW NasDem Bali saat sidang berlangsung.

Bagaimana komentar para pemohon? Made Teja, salah satu pemohon yang dihubuni Balieditor.com, Kamis (15/8/2019) sore pukul 17.36 wita menegaskan bahwa pihaknya sudah siap untuk membongkar dosa-dosa termohon Somvir di hadapan sidang mahkamah partai.

“Ya benar, saya dan teman-teman akan melakukan aksi di Kantor DPW NasDem Bali, saat digelar siding besok,” ujar coordinator lapangan demo, Made Ardiawan kepada Baliditor.com Minggu (18/8/2019) malam pukul 19.16 wita via WA.
Ardiawan memastikan bahwa tidak kyrang dari 100 massa akan berkumpul dan mengepung lokasi sidang mahkamah Partai NasDem Bali yang akan mengadili Somvir. “Totalnya nanti sana bisa 100 orang lebih. Banyak anak rantau juga mau ikut bergabung,” ungkap Ardiawan.

Massa sudah menyiapkan sejumlah spanduk yang akan dipakai saat demo damai di Sekretariat DPW NasDem Bali, besok. Spanduk-spanduk tersebut antara berbunyi “SOMVIR LECEHKAN ANAK DIBAWAH UMUR”, “LPPDK NOL! SPIRITUALIS DUSTA”, dan “SOMVIR MERUSAK DEMOKRASI DG MONEY POLITICS”.

Sementara salah pemohon Made Teja menyatakan, “Kami sudah siap membeber semua perbuatannya yang telah mencederai citra dan nama baik Partai NasDem. Kami minta Somvir dipecat dari NasDem,” tandas Teja.

Kemudian Teja membongkar ulah Somvir di Kecamatan Sukasada hingga Partai NasDem tidak bisa menempatkan wakilnya di DPRD Buleleng dari Dapil Sukasada. “Saya bicara untuk di Sukasada, bahwa Somvir bertameng dengan PDIP sehingga NasDem Sukasada suaranya menurun dan tidak ada wakil di DPRD Buleleng. Yang jelas, Somvir bertameng dengan PDIP di Desa Silangjana dan Desa Pancasari sehingga NasDem tidak dapat suara signifikan. Ini sebuah pengkhianatan terhadap NasDem, makanya kami minta Somvir harus dipecat,” desak Teja.

Bagaimana tanggapan Somvir? Lagi-lagi Somvir tidak bisa dihubungi. Sayang nomor WA milik Somvir yang tersimpan di Balieditor.com saat dihubungi Kamis (18/8/2019) sore pukul 20.01 wita ternyata tidak aktif. Dengan demikian hingga berita ini diposting, belum mendapat konfirmasi dari termohon Somvir. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *