Politik: DPC NasDem se-Kabupaten Buleleng Desak Surya Paloh Pecat Somvir

Foto Balieditor.com-frs: Teja dan kawan-kawan desak Surya Paloh pecat Somvir

BALIEDITOR.COM – Serangan bertubi-tubi dari berbagai lini terus menerpa DR Somvir, Caleg Terpilih DPRD Bali dari NasDem Buleleng.

Kali ini serangan mahadahsyat datang dari DPC-DPC NasDem se-Kabupaten Buleleng, Bali.

Mereka langsung menyurati Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Sukasada, I Made Teja, S.Sos, dan Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Busungbiu, I Nyoman Kader, mendesak Surya Paloh memecat Somvir dari keanggotaan Partai NasDem karena telah merusak citra Partai NasDem yang anti-Korupsi dan tanpa mahar politik itu.

“Dengan semangat restorasi agar Partai NasDem tidak terseret oleh kepentingan pribadi DR Somvir, maka dengan kerendahan hati kami memohon kepada Bapak Ketua Umum yang adalah panutan kami, agar sudi kiranya mengeluarkan Caleg tersebut (DR Somvir, red) dari keanggotaan Partai NasDem,” tulis DPC-DPC Partai NasDem se-Kabupaten Buleleng dalam surat mereka.

Teja dan kawan-kawan dalam surat tersebut membongkar dosa-dosa Somvir selama mengikuti tahapan-tahapan Pemilu. Mereka secara detail mengurai dosa-dosa atau pelanggaran yang dilakukan Somvir, yang telah dilapor oleh LSM dan masyarakat baik ke Bawaslu Buleleng, Bwaslu Bali dan Bawaslu Pusat, maupun ke kepolisian.

Seperti aksi tidak terpuji money politics, melibatkan anak-anak di bawah umur dalam kampanye dan masa tenang, menyogok anak-anak di bawah umur untuk memilih dirinya pada hari “H” pencoblosan tanggal 17 April 2019.

“Melakukan pembohongan pada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU,” beber Teja dan kawan-kawan dalam surat ke Ketua Umum DPP Partai NasDem itu.

Para pengurus DPC-DPC Partai NasDem se-Kabupaten Buleleng menilai bahwa berbagai pelanggaran yang dipertontonkan DR Somvir telah membuat gaduh pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Buleleng dan sangat melukai perasaan para kader Partai NasDem.

“Karena selama ini para kader Partai NasDem di Kabupaten Buleleng sangat menjunjung tinggi gerakan partai yang bersih, tanpa mahar, anti korupsi,” ungkap Teja.

Teja dan kawan-kawan mengungkapkan bahwa dengan kekuatan uang, Somvir telah merusak jalinan komunikasi dan koordinasi di internal Partai NasDem di Kabupaten Buleleng maupun di Provinsi Bali.

“Demikian pula pandangan masyarakat terhadap citra dan nama baik Partai NasDem yang selama ini dikenal dengan partai yang bersih, tanpa mahar, anti korupsi, sudah mulai luntur,” pungkas Teja. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *