Politik: Jokowi Jadi Alasan Penting Bergabungnya Dewa Sukrawan ke Partai Golkar

Foto Balieditor.com-frs: Dewa Sukrawan berpose dengan Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta (no 2 dari kanan) Ketua Golkar Buleleng Putu Singyen (paling kanan) dan Sekretaris Golkar Buleleng Wandira Adi (kiri)

Foto Balieditor.com-frs: Dewa Sukrawan berpose dengan Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta (no 2 dari kanan) Ketua Golkar Buleleng Putu Singyen (paling kanan) dan Sekretaris Golkar Buleleng Wandira Adi (kiri)

BALIEDITOR.COM – Jokowi menjadi salah satu alas an penting dibalik bergabungnya mantan bendahara DPD PDIP Bali, Dewa Nyoman Sukrawan, ke Partai Golkar dalam perhelatan Pemilu 2019.

Selain itu, Sukrawan juga tidak melupakan jasa Golkar saat ia maju sebagai kandidat bupati Buleleng 2017 lalu. Karena Golkar meurpkan parpol pendukung utama bagi pasangan SURYA (Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Widjaya) dalam perhelatan politik di awal tahun 2017 lalu itu.

Sebagaimana dituturkan Sukrawan beberapa waktu lalu, hijrahnya ke Golkar karena Golkar sehaluan dengan partai yang dulu pernah membesarkannya PDIP, yakni partai nasionalis. Termasuk rencana Partai Golkar akan mengusung Ir. Joko Widodo sebagai presiden dalam Pilpres mendatang.

“Yang pertama itu, Golkar itu adalah partai nasionalis, yang kedua Golkar salah satu partai yang sudah jelas akan mengusung Jokowi, saya adalah salah masyarakat yang akan memilih Jokowi, yang ketiga, Gokar sudah pernah berkontribusi kepada saya pribadi pada saat pilkada Kabupaten Buleleng, jadi Golkar adalah salah partai yang menjadi pendukung saya saat tampil sebagai calon bupati,” ungkap Sukrawan dalam sebuah acara di Desa Pemaron, Singaraja, Selasa (17/10/2017) bersama Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta yang juga Wakil Gubernur Bali dan Ketua DPD Partai Golkar Buleleng Putu Singyen.

Dewa Sukrawan mengakui Partai Golkar memberikan kehidupan yang baru di dunia politik saat ini setelah secara resmi dipecat dari PDIP saat maju sebagai Calon Bupati Buleleng dalam Pilkada Buleleng yang lalu.

“Hubungan saya dengan Golkar itu tidak bisa diragukan lagi, sudah mengalir seperti air dari awal. Sehingga ketika kami keluar dari salah satu partai yang pernah membesarkan saya tidak ada pilihan lagi selain gabung dengan keluarga besar Partai Golkar,” tandas Sukrawan dengan nada meyakinkan.

Menariknya, Sukrawan bukan sekedar bergabung dengan Golkar, tetapiSukrawan mengaku telah melakukan perhitungan untuk masuk ke pohon beringin yang tentunya akan mampu mendongkrak perolehan suara.

“Saya masuk ke Golkar sudah ada hitung-hitungan, mudah-mudahan dengan bergabungnya saya, Golkar akan bisa menambah kursi baik di Kabupaten, Provinsi maupun di pusat dan itu sudah menjadi keyakinan dan tekad saya dengan keluarga besar Golkar itu sendiri dan saya tidak sendiri, saya akan ajak semua warga saya, gerbong saya untuk bersama-sama membesarkan partai Golkar,” janji Sukrawan yang mantan Ketua DPC PDIP Buleleng dua periode dan mantan Ketua DPRD Buleleng itu. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *