Politik: Ketakutan, Somvir Minta Ketua DPW NasDem Bali Pecat Tirtawan

Foto Dok Balieditor.com: DR Somvir minta DPW NasDem Bali pecat Tirtawan

BALIEDITOR.COM – Perang saudara di Partai NasDem Bali pasca Pemilu 17 April 2019 cukup seru. Ada kabar baru yang terhendus dari konflik internal Partai NasDem Bali.

Setelah diobok-obok dengan berbagai laporan masyarakat ke Bawaslu Buleleng dan Bali terkait dugaan pelanggaran Pemilu, DR Somvir, caleg terpilih DPRD Bali dari Partai NasDem Buleleng, gerah juga.

Sumber terpercaya di DPW Partai NasDem Bali menyebutkan, merasa ketakutan dengan tekanan public terhadapnya, Somvir malah menuduh anggota DPRD Bali dari NasDem berada di balik aksi massa itu. Sehingga ia menemui Ketua DPW Partai NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa untuk memecat Tirtawan dari NasDem.

Sumber itu menyebutkan bahwa saat Somvir menemui Gunastawa, tidak sendirian. Somvir didampingi Ketua DPD Partai NasDem Buleleng Made Suparjo.

“Rupanya mereka gerah dengan laporan-laporan masyarakat terkàit kecurangan masa pilèg 2019. Dan menurut mereka, laporan-laporan tersebut dimotori oleh Nyoman Tirtawan,” ungkap sumber tersebut.

Sumber lain menyebutkan, Somvir dan Suparjo menyampaikan kepada Ketua DPW NasDem Bali untuk memecat Tirtawan. Sebab Somvir selamanya tidak akan tenang bekerja sebagai anggota DPRD Bali bila Tirtawan masih bercokol di NasDem.

“Mereka sampaikan pada Ketua DPW bahwa Somvir selamanya tidak akan tenang bekerja sebagai anggota dewan pròvinsi jika Tirtawan sebagai peroleh suara terbanyak kedua masih mengincar kursinya. Satu-satunya solusi adalah dengan mencabut KTA Tirtawan sehingga tidak lagi Tirtawan dapat bermimpi menggeser kurs tersebut,” bebernya lagi.

Benerkah demikian? Ketika dikonfirmasikan kepada Ketua OKK DPW Partai NasDem Bali, Deni Varindra, ia membenarkan informasi tersebut. “Oh iya pada sebuah kesempatan Somvir sempat berkunjung ke DPW menemui pak ketua dengan ditemani ketua DPD Buleleng,” tutur Deni.

Apa sikap Ketua DPW soal usul itu? “Yah, tidak terlalu dianggap sebagai usulan serius, dan dianggap belum perlu untuk mencabut KTA Pak Tirtawan,” jawab Deni.

Sementara Nyoman Tirtawan dikonfirmasi terpisah soal counter attack atau serangan balik yang dilakukan Somvir, Tirtawan hanya tertawa dan menyuruh Somvir untuk belajar lagi aturan berorganisasi politik di Indonesia. “Somvir belajar dulu aturannya. Dimana salah saya sehingga saya harus dipecat. Dia belum tahu aturan berorganisasi politik di Indonesia. Aturan di Indonesia tidak sama dengan di India. Jangan merusak tatanan aturan di Indonesia,” sindir Tirtawan.

Ketua DPD Partai NasDem Made Suparjo yang dikonfirmasi via telpon maupun WA tidak ada jawaban sama sekali. Saat ditelpon Kamis (29/8/2019) malam pukul 21.15 wita, politisi yang sebelumnya sebagai kader Golkar kemudian loncat lagi ke Demokrat, dan kini sebagai Ketua DPD NasDem Buleleng itu tidak mengangkatnya. Begitu pula saat dikonfirmasi via WA pun cuma dibaca namun tidak dibalasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *