Politik: KPU Buleleng Keok, Gerindra Menang di Bawaslu

Foto Balieditor.com-ngr: Ketua DPC Gerindra Buleleng, Ray Yusha beserta pengurus lainnya foto bbersama Ketua KPU Buleleng, Suardana, usai pembacaan putusan hasil mediasi sengketa pemilu

BALIEDITOR.COM – KPU Buleleng, Bali, keok, melawan Partai Gerindra di Bawaslu. Dengan demikian 45 calon legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra akhirnya bisa tersenyum lega.

Ini lantaran keputusan Bawaslu Kabupaten Buleleng memenangkan Gerindra dan memperbolehkan DPC Gerindra Buleleng untuk bisa mengikuti proses tahapan pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Keputusan yang tertuang dalam Berita Acara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan Umum Mencapai Kesepakatan Nomor Permohonan 001/PS.REG/17.04/X/2018, dibacakan pada Senin (8/10) itu diambil, setelah melalui proses mediasi penyelesaian sengketa proses pemilu, yang diajukan oleh DPC Gerindra Buleleng selaku pemohon terhadap KPU Buleleng selaku termohon.

Ada dua keputusan diambil Bawaslu Buleleng dari hasil mediasi, yakni memerintahkan kepada para pihak untuk melaksanakan isi kesepakatan, dan memerintahkan KPU Buleleng untuk melaksanakan putusan tersebut tiga hari kerja sejak keputusan itu dibacakan.

“Termohon KPU Buleleng meminta pihak pemohon partai Gerindra, menyerahkan LADK paling lambat 1 X 24 jam, dan termohon agar menetapkan partai Gerindra sebagai peserta pemilu 2019 setelah menyerahkan LADK,” ungkap Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana.

Selain dua kesepakatan itu, dalam putusan mediasi itu juga mengingatkan pemohon Partai Gerindra agar betul-betul mengikuti tahapan, prosedur yang ditentukan sesuai PKPU termasuk lartai Gerindra mengikuti seluruh tahapan Pemilu 2019 sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Menyikapi adanya putusan itu, Ketua DPC Gerindra Buleleng, Jro Nyoman Rai Yusha mengaku, siap melaksanakan putusan yang ditetapkan oleh Bawaslu Buleleng. “Hari ini kami serahkan, LADK sudah siap. Ini pelajaran bagi semua pihak, bukan partai Gerindra saja tapi partai lain juga harus melihat secara positif,” kata Ray Yusha.
Ketua KPU Buleleng Gede Suardana mengatakan, keputusan ini akan dilaksanakan KPU Buleleng. Suardana juga mengingatkan, agar Partai Gerindra juga memenuhi kesepakatan itu.

“Yang menjadi putusan dalam proses ini akan kami laksanakan. Sesuai putusan dalam waktu 3 X 24 jam, putusan itu kami sepakat dengan partai Gerindra. Kami menunggu penyerahan LADK, sehingga kemudian kami tetapkan sebagai peserta pemilu 2019,” pungkas Suardana. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *