Politik: Tirtawan Kritik Format Caleg di NasDem, Tuding Nalar Ketua NasDem Sudah Tercemar

Foto Istimewa: Nyoman Tirtawan

BALIEDITOR.COM – Format calon legislative (Caleg) di Partai NasDem Bali dan Buleleng yang sudah didaftarkan ke KPU Bali dan KPU Buleleng, mendapat kritik keras dari kader NasDem, Nyoman Tirtawan.

Menurut anggota DPRD Bali ini format caleg NasDem sangat tidak logis dan aneh. Ada beberapa caleg berasal dari satu kelurahan dan sama-sama berada di satu daerah pemilihan (Dapil) pula.

Tirtawan memberi contoh tiga caleg NasDem untuk Dapil Buleleng 1 (Kota Singaraja dan sekitarnya) yang sama-sama dari satu kelurahan. Mereka adalah Agus Astika, Yudhi Aryanto dan Adi Putra Winaya yang sama-sama berasal dari Kelurahan Banyuning, Singaraja.

“Ketiganya semua berasal dari satu kelurahan yaitu Banyuning dalam satu Dapil Kecamatan Buleleng, caleg untuk DPRD Kabupaten Buleleng,” ungkapTirtawan.

Selain itu, Tirtawan juga membeber kejadian yang sama di Dapil Banjar-Busungbiu. Tetapnya di Desa Kedis, terdaftar sebagai Caleg atas nama Drs Ketut Budiana dan Alit Badrika. “Bagaimana strategi Partai NasDem Buleleng dan Bali?” kritik Tirtawan yang dikenal vokalis di gedung DPRD Bali di Renon, Denpasar ini.

Ia juga tidak terima bila alasannya untuk mengakomodir para kader NasDem di kelurahan dan desa tersebut. “Nggak… bukan masalah diakomodir atau tidak. Bagamana dapat kursi banyak jika berburu dalam sangkar atau kebun binatang? Tanya si Oka Gunastawa (Ketua DPW NasDem Bali) dan Suparjo (Ketua DPD NasDem Buleleng),” serang Tirtawan.

Sementara itu, kata dia, sejumlah kader NasDem yang selama ini sudah bekerja untuk partai seperti membantu dirinya mengawal Bansos atau Hibah yang diberikan masyarakat malah ditolak. Sedangkan orang-orang yang tidak pernah berkeringat untuk NasDem malah itu dipakai sebagai caleg. “Justru calon saya ditolak, padahal selama ini yang mengawal Bansos atau Hibah,” paparnya.

Anehnya, beber Tirtawan, Sekretaris DPW Bali justru diposisikan di nomor urut 2 untuk DPRD Bali, sedangkan Ketua DPD NasDem Buleleng Suparjo malah dikasih nomor urut 1.

“Bahkan Sekretaris Wilayah ada pada nomor urut 2 alias di bawah pengurus Kabupaten. Suparjo nomor urut 1 padahal ketua partai di Kabupaten, dan Nopi nomor urut 2 yang sebagai Sekretaris NasDem Provinsi,” beber Tirtawan blak-blakan.

“Nalar Ketua DPW NasDem Bali sudah tidak berfungsi atau tercemar. Kalau pengurus NasDem Buleleng dan Bali jika begini cara kerjanya bagaimana NasDem dapat kursi,” kritik Tirtawan dengan nada tinggi.

Hingga berita ini diposting malam ini belum mendapat penjelasan dari petinggi NasDem di Bali maupun Buleleng. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *