Polsek Kota Singaraja Sita 120 Liter Arak Bali

Foto Dok Balieditor.com: Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranata

Foto Dok Balieditor.com: Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranata

BALIEDITOR.COM – Perintah tegas Wakapolri Komjen Pol Syafruddin kepada seluruh jajaran Kepolisian daerah agar segera menuntaskan kasus miras oplosan yang telah menewaskan banyak orang mulai mendapat perhatian serius polisi di daerah.

Tak kecuali Polsek Kota Singaraja, Bali, pun langsung bergerak dengan melakukan operasi miras. Alhasil,120 liter miras jenis arak Bali berhasil disita dalam sebuah operasi di dua tempat.

Informasi yang dihimpun menyebut, operasi miras itu digelar jajaran Polsek Kota Singaraja, Sabtu (13/4/2018) lalu menyasar dua tempat. Operasi di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Penarukan, polisi berhasil menyita satu mobil pick up yang sedang melintas. Saat diperiksa, mobil yang dikemudikan Wayan Ardika, 43, warga Dusun Tegaha, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng itu ditemukan satu jerigen arak Bali berisi 30 liter.

Sedang di Jalan Hasanudin Kelurahan Kampung Kajanan,Singaraja,sebanyak 3 jirigen arak Bali berisi 90 liter berhasil diamankan dari mobil pick up yang dikemudikan Nyoman Jiwa, 37, warga Banjar Dinas Antapura, Desa Tejakula, Buleleng.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA Wiranata seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, membenarkan penangkapan itu.

Kata dia, 120 liter arak Bali telah diamankan menyusul perintah Mabes Polri terkait miras oplosan yang telah menelan banyak korban di Jabar belum lama ini. ”Kita langsung bergerak dan berhasil mengamankan miras jenis Arak Bali di dua tempat.Dan itu atas informasi dari masyarakat,”ujarnya Senin (16/4/2018) kemarin.

Ia menjelaskan, semua barang bukti termasuk dua pengemudi kini telah diamankan bersama mobil yang digunakan untuk mengangkut miras. ”Saat diperiksa keduanya tidak mengantongi izin penjualan,” ceritanya.

Disebutkan, telah melakukan pemetaan terhadap lokasi dan jalur yang digunakan para penyuplai miras dari luar wilayah Kota Singaraja.Tujuannnya menekan sekecil mungkin peredaran miras terlebih miras oplosan diwilayah hukumnya. ”Itu juga tak lepas dari peran masyarakat,” sambungnya. (cha/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *