Porprov Bali:Jelang Penetapan Kontingen Buleleng, KONI Gelar Monev

Foto Humas KONI Buleleng: Pengurus KONI lakukan Monev ke Cabor Atletik[/caption

BALIEDITOR.COM – Pengurus KONI Buleleng mulai melaksanakan pemantauan atas kegiatan desentarlisasi di masing-masing pengurus cabang olahraga yang akan mengikuti Poprov Bali XIV di Tabanan 2019.

Menurut Wakil Ketua KONI Buleleng bidang Humas Ketut Wiratmaja, SH, dalam rangka memantapkan persiapan penetapan kontingen definitif Porprov Bali ke XIV di Kabupaten Tabanan, Pengurus KONI Kabupaten Buleleng sejak Minggu (17/3/2019) akan melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh Pengurus Cabang Olahraga yang sedang melaksankaan desentralisasi.

Minggu pagi Tim I yang dikordinir Ketum KONI Buleleng melaksanakan monev di stadion Mayor Metra Singaraja, tempat para atlet PASI Buleleng berlatih. Tim diterima pelatih Made Astawa dan Made Sudiada serta para atlet.

Ketua umum KONI Nyoman Arta Widnyana sempat berbincang dengan para atlet dan pelatih cabang olahraga Atletik.

Dalam kesempatan itu terungkap sejumlah kendala yang dihadapi para pelatih saat menggunakan stadion satu-satunya di Bumi Panji Sakti.

Seperti disampaikan pelatih Made Sudiada, kondisi lapangan yang berdebu saat musim kemarau dan masih adanya perilaku warga yang kurang responsive terhadap latihan atlet masih tampak di Stadion Mayor Metra Singaraja. Gudang tempat penyimpnanan alat latihan juga masih menjadi kendala.

Menyikapi masukan tersebut Ketum KONI Nyoman Arta Widnyana mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga sebagai pengelola Stadion Mayor Metra Singaraja.

Dipaparkan bahwa tujuan monev adalah untuk menjaring aspirasi selama pelaksanaan desentralisasi sebelum terbentuknya tim definitive Kontiongen Buleleng pada Porprop bali ke 14 di Tabanan.

Dalam melaksanakan monev, KONI kabupaten Buleleng membentuk 6 tim yang terdiri atas empat orang anggota.

Seperti diketahui KONI Kabupaten Buleleng pada Porprop yang akan diselenggarakan tanggal 9 hingga 19 September mendatang di Tabanan telah mematok target sebagai juara umum III dengan raihan 63 medali emas, 75 perak dan 86 bmedali perunggu. Dengan tagline raih Medali Bukan Melali, KONI Buleleng hanya akan memberangkatkan kontingen yang terdiri atas 525 atlet dan 145 official.

Sesuai jadwal tes fisik tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 April mendatang. Sedangkan penetapan tim definitive akan dilaksanakan pada awal Bulan Mei. Adapun sentralisasi telah ditetapkan bulan Mei hingga Agustus. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *