Press Tour di Kaltara: Miliki Kesamaan, Pemkab Buleleng Siap Bangun Kerjasama dengan Pemprov Kaltara

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Kegiatan hari pertama press tour di Kaltara

BALEDITOR,COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah provinsi termuda di Indonesia yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Kesiapan tersebut dikarenakan Buleleng memiliki kesamaan dengan Kaltara dalam beberapa bidang.

Humas Pemkab Buleleng dalam laporannya melalui press release yang diterima Balieditor.com, Kamis (17/5/2018) malam sekitar pukul 19.50 wita menyebutkan bahwa kesiapan Buleleng itu diungkapkan saat rombongan Pemkab Buleleng yang dipimpin Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG melakukan kunjungan ke Provinsi Kaltara dalam rangka orientasi kehumasan yang diselenggarakan oleh Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng. Rombongan diterima di Gedung Pemprov Kaltara, Kamis (17/5).

Dilaporkan bahwa ditemui usai kunjungan, Wabup Sutjidra menjelaskan ada beberapa kesamaan hal antara BUleleng dan Kaltara. Salah satunya adalah prioritas pembangunan yaitu dalam bidang pertanian. Menurutnya, lahan di Kaltara sangat banyak dan juga airnya sangat melimpah. Dengan potensi air tersebut, Kaltara banyak mengembangkan pertanian dan peternakan. Buleleng juga saat ini fokus dalam pengembangan bidang pertanian untuk menopang daripada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) masing-masing.

“Nanti aka nada kunjungan balasan dari Pemprov Kaltara ke Buleleng. Kita akan bicarakan kerjasama dalam bidang pertanian dan peternakan,” jelasnya.

Menurut laporan Humas Pmekab Buleleng itu bahwa Pemprov Kaltara juga mengundang Pemkab Buleleng untuk bekerjasama dalam bidang transmigrasi. Transmigran dari Buleleng yang memang ahli dalam bidang pertanian diundang untuk bisa membangun pertanian khususnya di Kabupaten Bulungan, Kaltara. Udangan ini juga disampaikan dalam pertemuan saat kunjungan ke Pemprov Kaltara.

“Kita akan tindak lanjuti bagaimana transmigran dari Buleleng yang ahli di bidang pertanian untuk bisa dibawa ke Provinsi Kaltara. Mereka juga sangat welcome dan lahan sudah disiapkan,” ungkap Sutjidra.

Sutjidra menambahkan, kerjasama juga dilakukan dalam bentuk pembibitan cengkeh dan pembibitan sapi. Selain cengkeh juga akan ditanam jambu. Khusus untuk peternakan akan dilakukan pembibitan sapi. Hal tersebut dikarenakan populasi sapi di Kaltara sangat rendah namun permintaan daging sapi sangat tinggi. Dua komoditas ini yang dibutuhkan oleh Provinsi Kaltara. “Mungkin nanti dari PEmprov Kaltara akan melakukan kunjungan ke Buleleng. Dari kunjungan tersebut bisa dipetakan potensi-potensi apa yang bisa dikerjasamakan karena kita memiliki topografi yang sama,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara, H. Udin Hianggio, B.Sc mengatakan untuk sumber daya pertanian, perkebunan, dan peternakan, Kaltara memiliki lahan yang sangat luas. Sekarang ini yang sudah dan sedang digarap adalah potensi air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dengan potensi air ini juga dimanfaatkan untuk pertanian terutama untuk persawahan. “Kita disini memiliki potensi air yang sangat melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian,” katanya.

Disinggung mengenai kerjasama dengan Pemkab Buleleng, hal ini berkaitan dengan potensi alam yang sangat besar di Provinsi Kaltara. Potensi alam ini bisa dikerjasamakan seperti perkebunan. Perkebunan cengkeh di Buleleng dan juga Kaltara memiliki perkebunan lada serta merica. Dua perpaduan tersebut bisa dikerjasamakan antara Buleleng dan Kaltara. “Kita siap untuk bekerjasama dalam bidang pertanian dan perkebunan. Selain itu, kita buka juga peluang untuk warga BUleleng yang mau transmigrasi ke Kaltara,” tandasnya. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *