PT.Tunas Jaya Sanur Di-balck List DPRD Buleleng

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa

Foto Balieditor.com-frs: Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa

BALIEDITOR.COM – Gara-gara menggarap proyek RS Pratama di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, telat alias tidak tepat waktu, PT Tunas Jaya Sanur (PT TJS), di-black list DPRD Buleleng. PT.TJS yang kerap memenangkan proyek bernilai miliaran di Buleleng itu dianggap wan prestasi karena menggarap RS Pratama tidak tepat waktu.

Vonis black list itu diketok Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RS Pratama Giri Emas, Rabu (4/1/2017).

”PT TJS ini jangan mentang-mentang. Saya minta perusahaan ini di-black list, jangan lagi diberikan menggarap proyek di Buleleng,” tegas Mangku Budiasa.

Kata dia, dalam klausul kontrak, PT TJS disebutkan akan menyelesaikan proyek pembangunan rumah sakit tanggal 27 Desember 2016. Namun hingga tenggat waktu tersebut perusahaan yang selalu memenangkan tender bernilai miliaran rupiah itu masih menyisakan pekerjaan yang belum dituntaskan. ”Kami menemukan fakta masih ada aktivitas pengerjaan di RS Pratama ini artinya pihak rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Belum rampung 100 persen masih tersisa sekitar 5 persen yang belum kelar,” ungkap politisi PDIP yang mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada itu.

Bagian mana yang belum rampung? Mangku Budiasa menyebutkan, bagian yang belum rampung tersebut ada pada pekerjaan plafon, instalasi listrik dan air, kamar mandi dan pekerjaan pada sisi penataan diluar gedung.

Mangku Budiasa menolak dalih pihak PT TJS keterlambatan tersebut disebabkan adanya gugatan lahan rumah sakit oleh warga setempat terkait pembangunan rumah sakit karena bagian dari konsekuensi selaku pemenang tender senilai Rp 22,6 miliar.

Bendahara DPC PDIP Buleleng itu menegaskan bahwa konsekuensi PT TJS akibat melampaui tenggat waktu itu selain terkena pinalti dengan membayar denda jaminan biaya keterlambatan PT TJS harus putus kontrak dengan memperbaharui kontrak baru lagi. ”Logika yang kami bangun pihak PT TJS sudah wan prestasi dan harus di black list,” tegasnya dengan nada tinggi. (cha)

One thought on “PT.Tunas Jaya Sanur Di-balck List DPRD Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *