Pura-Pura Pingsan, Pekak Leong Perkosa Gadis 13 Tahun

Ilustrasi

BALIEDITOR.COM – Awal tahun 2020 di Bali Utara bukan saja diwarnai kisah kelabu ngulah pati tetapi juga cerita amoral. Kali ini pelaku tindakan amoral itu adalah seorang pekak (kakek-kakek) berusia 63 tahun yag menodai kehidupan di awal tahun 2020 ini.

Pekak actor antagonis itu bernama Putu Suardana alias Leong, 63 asal Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali. Pekak Leong memperkosa gadis beli berusia 13, sebut Melati, yang masih tetangganya.

Informasi yang dihimpun Balieditor.com di lapangan menyebutkan bahwa aksi koboi ala pekak Leong itu terjadi tanggal 20 Desember 2019 lalu. Dan baru dilaporkan ke SPKT Polres Buleleng oleh orangtua Senin (6/1/2020).

Lucunya, pelaku yang sepantasnya melindungi korban itu melakukan aksinya dengan berpura-pura pingsan.

Bagaimana kisahnya? Kala itu pekak Leong yang sudah lama mengincar kemolekan tubuh Melati mendatangi rumah korban pada malam hari. Rumah korban biasa sepi mengingat kedua orangtua Melati telah bercerai dan korban kerap tinggal sendiri.
Ketika berdua di rumah korban, pekak Leong mulai melancnarkan aksinya. Pekak Leoang mulai merayu korban agar mau melakukan hubungan layaknya suami istri. Korban Melati pun menolak ajak mesum itu. Karena korban menganggapnya sudah seperti orangtuanya sendiri.

Baca Juga:  Pasangan Indehoi di Jalan Pulau Obi Dilaporkan ke Polisi Buleleng

Tapi pekak Laong tidak kehabisan akal. Pekak Leong memainkan jurus akal bulus dengan berpura-pura pingsan alias tak sadarkan diri. Melihat pekak Leong pingsan, korban Melati merasa ibah, sehingga langsung mendekap tubuh tua pekak Leong.

Mengetahui kelemahan korban Melati itu, pekak Leong pun langsung melancarkan serangan. Ia pun berhasil memperdaya korban Melati dan berhasil memperkosa korban. “Rumah dalam keadaan sepi saat peristiwa itu terjadi dan awalnya pelaku menawarkan uang kepada korban namun ditolak,” ujar Putu Sueca, 42, pelapor yang masih kerabat korban.

Sejumlah warga setempat menceritakan bahwa Pekak Leong memiliki keinginan untuk memperistri Melati. Karena pekak Leong selama ini dia belum memiliki keturunan dari istrinya. “Anak itu sebenarnya ingin dipinang karena dia (Leong) belum memiliki keturunan,” kata seorang tetangga pekak Leong yang enggan ditulis identitasnya.

Baca Juga:  Salome: Pelaku Salome Ngaku Suka Sama Suka, Karena Sudah ML Saat Hari Raya Galungan

Polisi pun langsung bergerak setelah menerima laporan. Pekak Leong pun diciduk polisi saat sedang menghadiri undangan perkawinan tetangganya, Rabu (8/1/2020).

“Benar, polisi langsung menangkap Leong saat menghadiri undangan perkawinan di tetangganya,” cerita warga setempat.

Kapolsek Seririt Kompol Made Uder saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan pekak Leong tersebut.

“Benar Unit Reskrim Polsek Seririt mengamankan terduga pelaku persetubuhan anak di bawah umur sesuai laporan yang kami terima dari SPKT Polres Buleleng,” ujar Kompol Uder, seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, Kamis (9/1/2020).

“Kami sudah serahkan kasus itu ke Unit PPA Polres Buleleng untuk dilakukan pendalaman. Silakan konfirmasi lebih lanjut ke Unit PPA Polres,” pungkas perwira bertubuh besar itu. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *