Razia Sasar Penunggak Pajak Kendaraan

Foto Balieditor.com-ngr: Ti, gabungan gelar razia yang menyasar WP kendaraan

BALIEDITOR.COM – Razia gabungan Senin (26/8/2019) digelar secara serentak di wilayah Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bali. Sasarannya adalah para penunggak pajak kendaraan. Khusus di Kabupaten Buleleng, razia gabungan tersebut dipusatkan di depan Lapangan Seririt, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Razia gabungan yang melibatkan unsur kepolisian dari Unit Lantas Polsek Seririt, Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng, Jasa Raharja Perwakilan Singaraja, dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Prov. Bali di Kabupaten Buleleng (Samsat Buleleng), I Gusti Ayu (IGA) Mirahwati.

Razia yang berlangsung hampir 2,5 jam mulai pukul 07.30 wita hingga pukul 10.00 wita, ada ratusan kendaraan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, tidak luput dari sasaran pemeriksaan petugas yang terlibat dalam razia gabungan ini. Dari ratusan kendaraan yang diperiksa, ternyata masih banyak ditemukan masyarakat yang belum melakukan kewajibannya.

Baca Juga:  Kuningan “Berdarah”: Kalah Tarung, Pelaku Wus Pakai Taji Tusuk Perut Korban

Dari data yang diperoleh, sebanyak 201 wajib pajak (WP) yang belum melakukan balik nama, ada 30 WP yang belum membayar pajak kendaraan, dan sebanyak 9 pelanggar lalulintas yang ditilang pihak kepolisian. Dari puluhan WP yang belum membayar pajak, sebanyak 29 WP memanfaatkan Samsat keliling (samling) yang saat itu disediakan saat razia gabungan.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng (Samsat Buleleng), IGA Mirahwati mengatakan, selain menyasar masyarakat yang belum membayar pajak kendaraan dalam razia gabungan ini, juga menyasar WP yang belum melakukan balik nama, dan kendaraan plat luar yang beroperasi di wilayah Buleleng. “Bagi yang belum melakukan kewajiban, kami sarankan untuk segera membayar pajak,” kata IGA Mirahwati.

Baca Juga:  Hukum: 2 Proyek Kebanggaan Bupati Agus Bermasalah, BPK Temukan Penyalahgunaan Anggaran

Didampingi Kasi Pelayanan I Gusti Ngurah Darmika dan Kasi Penagihan Lilik Bagiardi, Mirahwati menjelaskan, untuk di Kabupaten Buleleng masih banyak ada warga sebagai WP yang belum melakukan kewajibannya. Bahkan dari data yang ada, jumlahnya mencapai kisaran 34 ribu WP termasuk yang belum balik nama.

“Warga menunggak pajak kendaraan itu sekitar 34 ribu WP. Harapan dari kami dengan razia gabungan rutin, nantinya masyarakat memanfaatkan kesempatan ini karena kami menyiapkan samling (samsat keliling, red). Seperti kegiatan ini, banyak masyarakat yang langsung memanfaatkan keberadaan samling ini,” jelas Mirahwati.

Selain itu, menurut Mirahwati, melalui kegiatan ini dijadikan ajang untuk mensosialisasikan penghapusan denda pajak kendaraan dan denda balik nama, yang dilakukan dari bulan Agustus sampai dengan bulan Desember nanti. “Kami harap ada kesadaran masyarakat, karena hasil dari pembayaran pajak ini dimanfaatkan untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat Bali oleh Pemerintah Provinsi,” pungkas Mirahwati. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *