Relaunching RSU KARYA DHARMA HUSADA BROS

IMG_20180203_200406

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Relaunching RSU KDH Bros

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Relaunching RSU KDH Bros

BALIEDITOR.COM – Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan RSU Karya Dharma Usadha Singaraja telah diambil alih oleh managemen baru yaitu Bali Royal Hospital (BROS).

Dengan demikian namanya pum berubah menjadi RSU KDH BROS.

Pada Relaunching RS Karya Dharma Husada Bros yang berlangsung di gedung aula KDH BROS, Jumat (2/2/2018), Wakil Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra, Sp OG, mengatakan dirinya merasa bangga atas telah di relaunchingnya RSU KDH BROS dengan managemen baru nantinya akan ada alternative baru bagi masyarakat buleleng untuk bisa mendapatkan pelayanan terbaik terhadap kesehatan.

Wabup Sutjidra berharap RSU KDH Bros benar – benar melayani masyarakat dengan baik, karena kedepannya tuntutan terhadap rumah sakit semakin berat.

“Pang sing dadi rumah sakit kantor pos, ya, datang pasiennya cap kirim, cap kirim, gitu ya,“ ucapnya.

Lebih jauh Wabup Sutjidra mengatakan agar RSU KDH BROS bisa memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat buleleng.

“Karenakan masyarakat Buleleng kan tipikalnya tipikal mandiri, jadi apa adanya, itu yang harus di jaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wabup Sutjidra.

Sebelumnya Derektur Utama RSU KDH BROS dr Oka Sulastri melaporkan bahwa RSU Karya Dharma Usada diresmikan tahun 1997 dan dalam kurun waktu dua puluh tahun terjadi peralihan kepemilikan, dan sejak 1 Agustus 2017 RSU KDH dimanage oleh RSU Bali Royal Hospital sehingga lebih di kenal dengan nama RSU KDH BROS.

Dilaporkan Oka Sulastri, RSU KDH BROS memiliki luas kurang lebih 67 are dengan mempunyai 82 tempat tidur, pelayanan rawat inap, rawat jalan, operasi, kebidanan, ruang bersalin dan yang lainnya.

RSU KDH BROS merupakan rumah sakit tipe “D” yang sudah lulus terakreditasi sehingga kedepannya akan di upayakan untuk naik ke tipe “C” sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal dan berkontribusi maksimal untuk kesehatan di kabupaten buleleng, ungkapnya. (frs) .

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *