Remas Nyonyok Mak Kota, Narma Dipolisikan

Foto Balieditor.co.-
frs: Pelaku pencabulan Cening Narma

BALIEDITOR.COM – Nikmat membawa sengsaea. Itulah kisah yang dialami pria asal Desa Suwug, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali, harus berueusan dengan polisi.

Dialah Cening Narma, 46. korbannya adalah mak-7mak kota berinisial Astuti, 40, asal Karangasem dan indekost di Jalan P Natuna Kelurahan Penarukan, Singaraja.

Aksi remas-meremas nyonyok mak-mak kota itu terjadi Rabu (27/3/2019) malam sekitar pukul 02.30 wita. Kebetulan pelaku dan korban kostnya bersebelahan.

Bagaimana kisahnya? Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranata Kusuma didampingi Kasubbaghumas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya menjelaskan,
peristiwa itu terjadi pada Rabu(27/3/2019 sekitar pukul 02.30 wira. Korban Astuti yang sedang tertidur lelap pada malam itu digedor pintu kosnya oleh pelaku Narma. Kala itu pelaku  ingin menagih sisa  uang kembalian  beli makanan sebesar Rp. 20.000 yang dititip pelaku sebelumnya.

Korban Astuti kemudian membuka pintu kamarnya kemudian  menyerahkan uang tersebut, namun  saat korban hendak menutup kembali pintunya, pelaku mendorong secara  paksa pintu kost korban.

Pelaku yang terpengaruh alkohol  memaksa memeluk korban dari belakang, kemudian menjatuhkan Astuti  di tempat tidur dengan posisi tubuh korban diatas dan pelaku dibawah.

Tersangkapun  meremas-remas payudara Astuti serta mencium tengkuk dan leher korban. Astuti lari dan berteriak keluar kamar namun pelaku mengejar dan mencekik leher korban,teriakan Astuti dengan leher tercekik dari  tangan pelaku malam itupun didengar oleh penghuni kamar kos disebelahnya hingga berhasil dilerai.

Kendati korban dan pelaku saling kenal namun beruntung mak-mak kota Astuti belum terjamah oleh aksi bejat Cening  Narma yang sedang melancarkan nafsunya.

Korban pun menangis dan langsung melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolsekta Singaraja.

Satuan Reskrim Polsekta Singaraja bersama Tim Street Lion langsung mendatangi TKP jalan P. Natuna Kelurahan Penarukan dan mengamankan tersangka Cening Narma ke Mako Polsek.

“Anggota menerima informasi, langsung mendatangi TKP. Bahwa terjadi pencabulan dan kekerasan, korban saat itu berusaha melepaskan diri dan setelah berhasil korban lari keluar dan dikejar pelaku di luar kamar kost. Pelaku sempat mencekik leher korban kemudian memukul namun ditangkis dengan tangan kanan hingga tangan korban bengkak dan setelah itu dapat dilerai oleh penghuni kost lainnya” ujar Kompol Wiranata.

Pelaku Narma dijerat pasal 289 KUHP atau pasal 351 ayat (1) KUHP dengan perbuatan cabul dan kekerasan. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *