Ruang Caleg Demokrat: Mantan Cawabup PDIP Marwati Caleg di Demokrat

Foto Istimewa: Luh Made Marwati (gaung merah) memberi bantuan kursi roda kepada kaum miskin

BALIEDITOR.COM – Masih ingat Luh Made Marwati? Dialah loper (penjualn Koran eceran) koran di Jalan Diponegoro Singaraja, Bali, yang menghebohkan jagat politik Buleleng pada Pilkada Buleleng 2017 lalu.

Ya Marwati sempat mendaftar sebagai calon wakil bupati di PDIP serta lolos seleksi administrasi sehingga namanya pun dikirim ke DPP PDIP bersama Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wabup Nyoman Sutjidra. Kemudian dilamar seorang bos otomatif maju via jalur independen namun kemudian memutuskan tidak melanjutkan dalam perebuatn kursi kepala daerah Buleleng.

Kini Marwati yang dikenal gesit dan luwes dalam pergaulan itu kembali meramaikan jagat politik Buleleng dengan maju sebagai calon legislative (Caleg). Hanya saja, ia tidak lagi lewat PDIP, tetapi bergabung dengan Partai Demokrat.

“Saya siap merebut satu kursi untuk Demokrat di DPRD Buleleng tahun 2019 nanti. Saya punya banyak pendukung di kelas bawah,” tegas Marwati di Sekretariat DPC Demokrat di Jalan A Yani Barat, Singaraja.

Foto Istimewa: Luh Made Marwat, Caleg No 3 Dapil Kota Singaraja

Untuk memenuhi ambisi itu, Marwati ditempatkan di nomor urut 3 Caleg Demokrat untuk daerah pemilihan (Dapil) Buleleng 1 yakni Kecamatan Buleleng (Kota Singaraja dan sekitarnya).

Ternyata setelah gagal sebagai kandidat wabup Buleleng, Marwati tidak berdiam diri. Ia terus bergerak menyusun kekuatan dengan cara membantu kaum tidak mampu. Misalnya memberikan bantuan kursi roda bagi kaum disabelitas.

“Saya sebenarnya tidak maju, tetapi teman-teman di pasar-pasar dan dimana saja saya ketemu selalu mendorong saya, makanya saya maju. Dan saya tidak ingin kecewakan mereka,” janji Marwati.

Bagi masyarakat yang merasa tidak diperhatikan pejabat maka sebaiknya menjatuhkan piilihan kepada Caleg wanita yang berlatar belakang kelas bawa Luh Made Marwati sehingga bisa memperhatikan nasib masyarakat bahwa. Semoga! (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *