Ruang Caleg Demokrat: Tumbuhkan Semangat Pelaku UMKM Pemula, Artiningsih Berguru ke Wedakarna

Foto-Foto Istimewa: Artiningsih (kanan) berguru ke Senator Wedakarna

BALIEDITOR.COM – Calon legislative (Caleg) DPRD Bali Nomor 3 dari Partai Demokrat, Luh Gede Artiningsih, SE, SH, MM, benar-benar memantapkan diri sebelum menjadi anggota legislative yang berkantor di Renon, Denpasar.

Srikandi Demokrat yang dikenal sebagai pentolan penggiat social di Buleleng bahkan di Bali, yang tergabung di Yayasan Bunda Bali it, tidak pernah lelah mencari bekal ilmu dan konsep membangun Bali bila terpilih jadi anggota DPRD Bali nanti.

Sebagai bukti, Artiningsih pun langsung mencari tokoh nasional berpendalaman di Senayan yakni Senator DPD Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, SE, M.Si, untuk berguru soal pengembangan sector UMKM Bali.

Artiningsih bertemu dengan Senator Wedakarna yang dikenal vokalis Senayan itu di Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Minggu (7/10/2018).

“Saya bertemu Senator DPD Bali Wedakarna untuk berdiskusi terkait pengembangan sektor UMKM Bali dan menumbuhkan semangat para pelaku UMKM pemula untuk tetap bersaing secara sehat dalam dunia usaha dan kewirausahaan,” ujar Artiningsih kepada Balieditor.com via WhatsApp (WA), Minggu (7/10/2018) siang.

Wanita lincah yang sudah sering membantu banyak kaum marjinal di Buleleng dan Bali itu menyatakan bahwa peningkatan sinergitas pemerintah bersama para Rrelawan sosial kemanusiaan yang ada di Bali dalam pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Apa ilmu atau nasehat yang didapat dari Wedakarna? Artiningsih mengaku ia dititip pesan oleh Wedakarna agar setiap individu terutama kalangan pejabat maupun calon pejabat baik di eksekutif dan legislative untuk tidak boleh melanggar konsep Tri Hita Karana.

“Beliau berpesan agar kita tidak boleh melupakan atau melanggar konsep Tri Hita Karana yang kita junjung tinggi sebagai rakyat Bali,” jawab Artiningsih.
Dalam kesempatan itu, Artiningsih juga berdiskusi soal para penyandang disabilitas dengan Wedakarna. Hasil diskusi, sebut dia, diperlukan perangkat hukum berupa Perda tentang keberadaan dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.

“Keberadaan dan kesejahteraan para penyandang disabilitas pun perlu lebih mendapat perhatian. Salah Satunya dengan mengatur menuangkannya melalui sebuah PERDA belajar mencintai dan menumbuhkan rasa saling asah, asih, asuh terhadap sesama maka jagat ini akan aman dan tentram serta kedamaian akan selalu menyertai kita bersama. Begitu pesan dari beliau Bapak Wedakarna,” papar Artiningsih.

Caleg No 3 Demokrat untuk DPRD Bali dari Dapil Buleleng itu adalah alumni Ilmu Hukum Universitas Mahendradata dan saat ini juga berstatus sebagai mahasiswa S2 Magister Hukum di Universitas Mahendradatta. “Ini merupakan langkah awal saya, untuk sharing dan membelajarkan diri kepada beliau yang jauh lebih berpengalaman,” pungkas Artiningsih merendah. Semoga sukses! (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *