Salome: Polisi Tuding Rumah Sakit Tahan Hasil Visum Korban

Ilustrasi

Ilustrasi

BALIEDITOR.COM – Kasus Salome (satu lobang rame-rame) alias perkosaan terhadap gadis penjaga toko di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, berinisial Mur, 15 (bukan 17 tahun), oleh tiga pelaku semakin tidak jelas.

Hingga hari keempat, hasil penyelidikan polisi belum menemukan perkembangan signifikan, bahkan cenderung jalan di tempat. Belakangan terkesan justru polisi menyalahkan pihak rumah sakit yang dianggap memperlambat proses penyelidikan dengan tidak cepat mengeluarkan hasil visum.

Sementara kondisi korban semakin memperihatinkan dengan mengurung diri di kamar dan ketakutan bertemu dengan orang asing.

“Sudah empat hari kami menunggu hasil visum namun pihak rumah sakit RSUD Buleleng belum mengeluarkan,”ungkap Kapolsek Gerokgak Kompol Gusti Alit Putra seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sukawaijaya,Senin (10/4/2017).

Menurut Alit, pihaknya tidak mengerti kenapa pihak rumah sakit belum memberikan hasil visum tersebut padahal hampir setiap hari anggota penyidik menjemput ke rumah sakit. ”Tadi (kemarin,red) anggota kami kembali rumah sakit namun gagal mendapatkan hasil visum tersebut dengan alasan dibawa dokter,” ungkapnya.

Alit mengaku, pihaknya menjadi kesulitan mengembangkan kasus tersebut mengingat bukti pendukung tidak lengkap. (cha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *