Sandhiyasa: “Kami Tegas yang Boleh Memilih Hanya yang Tercatat Dalam DPT”

Foto Dok Balieditor.com: Kadis PMD Buleleng Gede Sandhiyasa

Foto Dok Balieditor.com: Kadis PMD Buleleng Gede Sandhiyasa

BALIEDITOR.COM – Ternyata Kepala DPMD Buleleng, Bali, Gede Sandhiyasa, tetap pada pendiriannya bahwa yang boleh ikut coblos pada Pilkel Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, hanya warga atau pemilih yang sudah terdaftar di DPT.

Sikap Sandhiyasa itu didasarkan Perda Kabupaten Buleleng No. 3 Tahun 2015. Kata dia, Pilkel serentak ini sudah diatur Perda No. 3 Tahun 2015 tentang Pilkel, dimana warga yang boleh memilih adalah warga yang tercatat di DPT.

Menurut Sandhiyasa, data-data itu diambil dari data Pilkada Buleleng 2017, yang kemudian dijadikan daftar pemilih sementara (DPS) dan diberikan waktu bagi warga mengecek dan mendaftarkan lagi sebelum ditetapkan menjadi DPT.

Baca Juga:  DIDIK MUKRIANTO: "TANGKAP DAN ADILI PERAMPOK ANGGARAN KARTU PRA KERJA"

“Aturan ini sudah berlaku sejak Pilkel gelombang pertama. Jadi kami tegas yang boleh memilih hanya yang tercatat dalam DPT, karena isi Perda seperti itu. Kalau nanti pemilih tercecer, diberikan ikut memilih, maka berdampak logistik seperti surat suara. Walaupun ada surat suara cadangan, tapi itu kan untuk mengantisipasi surat suara yang rusak,” tungkas Sandhiyasa, Jumat (8/9/2017).

Kata dia, logistik pilkel sudah didistribusikan ke masing-masing desa sejak 13 Juli 2017 lalu. Logistik yang sudah didistribusikan berupa kartu pemilih sebanyak 53.979 lembar sesuai dengan jumlah DPT. Rencananya, logistik lainnya seperti surat suara akan didistribusikan menjelang pencoblosan yakni mulai tanggal 18 sampai dengan 23 September 2017 nanti.

Baca Juga:  Debat Cagub Bali Leg 1: Koster Bilang One Island One Management, Mantra Andalkan One Smart Integrated Management

Desa-desa yang menggelar Pilkel gelombang kedua adalah Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula; Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng; Desa Musi, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak; Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt; Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak; Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu; Desa Dencarik, Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar; Desa Sangsit, Kecamatan Sawan; dan Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. (ngr/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *