Sidang Sengketa Pilkada Buleleng: SURYA Ancam Gugat ke PT TUN, Bila Panwaslih Menangkan KPU

Foto Balieditor.com-ngr: Kandidat bupati Dewa Nyoman Sukrawan (kiri) sedang berbincang dengan Agus Sapuyra kuasa hukum termohon KPU Bulelleng usai sidang

Foto Balieditor.com-ngr: Kandidat bupati Dewa Nyoman Sukrawan (kiri) sedang berbincang dengan Agus Sapuyra kuasa hukum termohon KPU Bulelleng usai sidang

BALIEDITOR.COM – Ternyata SURYA sudah menyiapkan langkah hukum lanjutan bila gugatan di Panwaslih Buleleng, Bali, tidak sesuai keinginan SURYA.

Kandidat bupati dari jalur independen Dewa Nyoman Sukrawan menegaskan bahwa bilaPanwaslih Buleleng memutuskan dengan memenangkan KPU, maka pihaknya akan melanjutkan proses ini ke PT TUN sebagai upaya hukum.

“Jika Panwas menguatkan putusan KPU, kami akan menempuh PT TUN. Bahkan, kami sudah melaporkan ini ke DKPP, Komisi II DPR RI, KPU Pusat, Bawaslu RI, ini sudah ditindaklanjuti,” beber Sukrawan.

Sementara Pimpinan Majelis Musyawarah, Putu Sugi Ardana menjelaskan, agenda musyawarah pemohon dan termohon, memang diakuinya belum menemukan titik terang. Sehingga belum ada kesepakatan yang pasti antar kedua belah pihak.

Maka itu, prosesnya akan dilanjutkan dengan agenda penyerahan kesimpulan ke Majelis Musyawarah. “Jadi sebenarnya, tadi itu pemohon dan termohon saling menawarkan opsi dari pokok dimusyawarahkan. Sehingga karena tidak ada titik temu, jadi tidak ada musyawarah yang menemukan opsi sepakat. Sekarang saya serahkan kepada mereka yang bersangkutan, untuk penyerahan kesimpulan,” pungkas Sugi Ardana.

Menurut rencana, Musyawarah Penyelesaian Sengketa Pilkada, akan dilanjutkan pada Jumat (4/11/2016) besok, dengan agenda penyerahan kesimpulan baik dari pihak pemohon ataupun pihak termohon, ke pimpinan Majelis Musyawarah. (frs/ngr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *