Silaturahmi, Sama-Sama Pelihara dan Lestarikan Budaya Bali

Foto Balieditor.com-fff: Romo Yan (kanan) bersalaman dengan Perbekel Gusti Putu Armada

BALIEDITOR.COM – Umat Katolik di Bali Utara yang tergabung dalam Kelompok Doa Maria Dolorosa (KDMD) binaan Romo J Tanumiarja Nyoman, SVD, melakukan silaturahmi ke Perbekel Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Gusti Putu Armada. Silaturahmi di kediaman Perbekel Armada.

Kunjungan silaturahmi dilakukan Minggu (8/3/2020) siang usai sembahyangan Minggu. Romo Yan – sapaan akrab Romo J Tanumiarja Nyoman, SVD – bersama para pengurus dan sejumlah aktivis gereja dan tokoh gereja Katolik seperti Francelino Xavier Ximenes Freitas, Yohanes Olla, Kanisius Tena, Yanto, dan beberapa ibu-ibu dan anak-anak diterima Perbekel Gusti Putu Armada didampingi Kelian Banjar Dinas Seraya dan perwakilan Desa Pakraman Bangkang Komang Ariawan.

Baca Juga:  Festival: Fassensaw 2018, “Dalam Seni Cinta Bersemai”

Kehadiran umat Kataloki binaan Romo Yan itu selain untuk bersilaturahmi guna meningkatkan persaudaraan dan kekeluargaan, juga ingin menyampaikan partisipasi umat Katolik dari KDMD dalam persiapan ogoh-ogoh untuk hari pengrupukan jelang Nyepi nanti.

“Kita sama-sama memiliki tanggungjawab dan kewajiban yang sama untuk memelihara, melestarikan dan mengembangkan budaya Bali, tanpa melihat latar belakang agama. Karena budaya merupakan benteng pertahanan utama Bali,” ungkap Francelino mewakili umat Katolik.

Baca Juga:  (2) Kebudayaan: Kadisbud Tastra, “Tiga Alasan Kenapa Buleleng Harus Bangun Museum”

Pada kesempatan itu, Perbekel Armada menyampaikan rasa bangga karena semeton Katolik pun ikut melestarikan budaya Bali seperti ogoh-ogoh jelang Nyepi. “Kami berterima kasih atas partisipasi saudara-saudara kita dari Katolik dalam pembuatan ogoh-ogoh,” ujar Perbekel Armada. (fff/frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *