SURYA 2017: Jelang Verifikasi Faktual, Aparat Desa Intimidasi Pendukung SURYA

BALIEDITOR.COM – Dashyat gerakan lawan politik Paket SURYA (Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Widjaya) untuk menghadang laju paket independen yang juga didukung Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS itu.

Terjadi aksi intimidasi dengan melibatkan aparatur pemerintahan desa/kelurahan. Caranya mendatangi satu per satu orang, agar tidak datang saat verifikasi faktual berlangsung. Aksi tidak sportif itu dilakuakn sejak Sabtu (8/10/2016) hingga saat ini.

Bahkan, kini sudah ada warga pendukung SURYA berasal dari Kelurahan Kampung Anyar Singaraja yang melapor ke Panwaslih Buleleng, didampingi Tim Kuasa Hukum SURYA dan Tim Relawan SURYA.

Tindakan intimidasi itu juga diungkapkan langsung kandidat bupati Dewa Nyoman Sukrawan di hadapan ratusan relawan dan parpolpendukung yang dihadiri langsung Ketua DPD Golkar Bali yang juga Wagub Bali Ketut Sudikerta, Ketua DPD Demokrat Bali MADE Mudarta, da Ketua DPW PKS Bali H Mudjiono.

Sukrawan malah menceritakan bahwa hari Minggu (9/10/2016) siang sejumlah perbekel, lurah dan kepala lingkungan (Kaling) Dikumpulkan di sebuah gedung fasilitas pmerintah oleh lawan politik SURYA. Tujuannya, para aparatur desa dan kelurahan itu diperintahkan melaukan intimidasi kepada warganya yang mendukung SURYA.

Menanggapi itu Sukrawan menyatakan melawan tindakan politik tidak beretika itu. Hanya saja, cara perlawanannya elegan. Untuk verifikasi faktual yang dimulai tanggal 12 Oktober hingga 17 Oktober 2016 mendatang, Paket SURYA
. Mereka mulai membuat strategi matang, pasca ada upaya pencegalan yang dilakukan lawan politik SURYA, agar SURYA tak lolos verifikasi faktual.

“Ada upaya pengumpulan lewat Perbekel dan Kaling se-Buleleng, agar SURYA tak lolos, dan pendukung SURYA tak datang saat verifikasi. Ini sudah jalan. Bahkan data pendukung SURYA yang diverifikasi administrasi bocor ke lawan, ini masih kami cari apa boleh data dibocorkan dalam aturan,” ujar salah satu anggota Tim SURYA.

Untuk mengawal verfikasi faktualm tim SURYA bersama parpol pendukunga sudah melakukan zonasi pengawasan. Ada 4 zona yakni zona satu meliputi Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, Seririt, langsung di bawah komando kandidat bupati Dewa Nyoman Sukrawan dan PKS.

Zona dua meliputi Kecamatan Banjar dan Sawan, di bawah tanggng jawab Golkar. Zona tiga terdiri atas Kota Singaraja dan Sukasada, di bawah komando kandidat wabup Gede Dharma Widjaya. Zona empat meliputi Kecamatan Kubutambahan dan Tejakula menjadi tanggung jawab Partai Demokrat. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *