Tahun 2018 Buleleng Targetkan Penambahan 35.333 Kartu Indonesia Sehat

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com” Kadissos Gede Komang (berdiri) memberikan penjelasan kepada warga penerima KIS

BALIEDITOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, terus berupaya untuk memenuhi target pada awal tahun 2019 telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Pada tahun 2018, Pemkab Buleleng menargetkan penambahan sebanyak 35.333 Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Menurut laporan Humas Pemkab Buleleng dalam press releasenya yang dikirim kepada Balieditor.com bahwa hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Gede Komang seusai mendampingi Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menyerahkan KIS kepada masyarakat se-Kecamatan Gerokgak di Balai Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Senin (21/5/2018).

Gede Komang menjelaskan dari target 35.333 KIS tersebut, sampai dengan bulan Mei tahun 2018 telah terpenuhi sebanyak 15.693 KIS atau kurang lebih 44,45 persen. Namun, di satu sisi, di Provinsi Bali terjadi rasionalisasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan daerah sebanyak kurang lebih Rp 14 miliar.

“Rasionalisasi ini sangat berpengaruh terhadap peringatan ini bagaimana penganggaran di kabupaten. Sehingga di Kabupaten Buleleng untuk mencapai target akan menunggu dana di anggaran perubahan,” jelasnya.

Kata dia, dana dari anggaran perubahan tersebut akan digunakan untuk memenuhi sisa kuota sebanyak 19.640 KIS. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pemkab Buleleng dan DPRD Kabupaten Buleleng. Oleh karena itu, Bappeda Litbang Buleleng bersama dengan BAdan Keuangan Daerah (BKD) akan melihat di anggaran perubahan.

“Karena bagaimana pun juga namanya KIS itu diharapkan pada tanggal 1 Januari 2019 seluruh warga masyarakat di Buleleng secara khusus sudah punya KIS sama dengan target secara nasional dan daerah,” pungkas Gede Komang. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *