Tenaga Kerja: Merasa Ditipu, Puluhan Calon TKI Nglurug EWC Internasional Buleleng

Foto Balieditor.com-frs: Calon TKI memprotes penyalur karena diduga ingkar janji

BALIEDITOR.COM – Diduga telah melakukan aksi penipuan terhadap calon pencari kerja di luar negeri alias TKI (tenaga kerja Indonesia), PJTKI asal BTN Grya Panji Asri Blok T No 6 Banjar Dinas Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali, di-nglurug secara beramai-ramai oleh puluhan calon TKI, Sabtu (23/6/2018).

Para calon TKI itu mengaku dijanjikan oleh Dewa Ayu Ngurah Sutami alias Ibu Eka untuk memberangkatkan mereka bekerja keluar negeri. Sayang, janji tinggal janji, janji tersebut tak kunjung ditepati dari bulan Januari hingg a menginjak Juni 2018.

Padahal mereka mengaku sudah membayar Rp 50 juta hingga Rp 90 kepada Dewa Ayu Sutami. Karena janji tidak ditepati, massa menuntut agar sang agen TKI itu harus segera mengembalikan uang mereka.

Dewa Ayu alias Ibu Eka itu dalam menjaring calon TKI denganmenggunakan bendera biro jasa bernam EWC Eka Widya College Internasional. Menariknya puluhan calon TKI yang sudah menyetor uang kepada Ayu Sutami tersebut bahkan juga telah menyetorkan sertifkat tanahnya yang senilai ratusan juta sebagai jaminan untuk membayar keberangkatan yang dijanjikan oleh Ayu Sutami alias Ibu Eka.

Calon TKI yang datang pada Sabtu (23/6/2018) ke rumah Ayu di BTN Panji Asri sempat ada yang diusir oleh Ayu. Keinginan mereka datang tak pelak menuntut janji Ayu yang selama ini belum ditepati.

Untuk menyelesaikan masalah itu, akhirnya digelar pertemuan di balai kelompok di BTN Panji Asri. Pertemuan itu yang awalnya berencana digelar di Kantor Desa Panji. Perbekel Panji Nyoman Sutama memediasi pertemuan itu, hadir pula Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Panji.

Dalam pertemuan yang berlangsung tegang itu si agen Ibu Eka sempat menolak permintaan para korban untuk membuat pernyataan hitam diatas putih guna mengembalikan uang mereka karena merasa ditipu selama ini oleh Ibu Eka.

Namun akhirnyasi agen Ibu Eka mau bersuara di depan aparat desa dan para calon tenaga kerja tersebut. Ia berdalih uang milik para korban sudah disetorkan ke BZ Mandiri. Namun para korbantidak percaya pasalnya selama ini para calon TKI hanya direkrut hingga terkatung-katung di Jakarta bahkan beberapa ada yang tidak berangkat keluar negeri untuk bekerja .

Informasi yang berhasil dikumpulkan dari lapangan Ayu Sutami alias Bu Eka pemilik EWC Internasional bergerak sebagai Sekolah Perhotelan , Kapal Pesiar dan Bursa Kerja yang bekerja sama dengan BZ Mandiri dari Jakarta.

Namun atas desak para korban dan aparat Desa Panj akhir si agen BU Eka menyerah dan mau membuat surat pernyataan yang berisikan bersedia mengembalikan uang milik para korban yang telah disetor kepada dirinya.

“Saya koordinasi dulu denan pihak BZ Mandiri di Jakarta, setelah itu saya sampaikan hasilnya,” ujar Bu Eka.

Kepala Desa Panji Nyoman Sutama mengatakan, “ Kita diundang untuk memediasi masalah ini apa sebab karena Bu Eka merupakan warga kami juga, tadi sempat terjadi ketegangan namun kita redam mereka karena masalah ini sangat peka. Sementara yang bersangkutan sudah mau bertanggung jawab dan membuat pernyataan tertulis akan bersedia mengembalikan uang yang diambil dari para calon TKI tersebut akhir Juni ini.” (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *