Tiduri Siswi SD Empat Kali, Remaja Tamatan SMA Dipolisikan

Foto Balieditor.com-frs: Pelaku FSB (tengah) digiring ke press room

BALIEDITOR.COM – “Pelaku dan korban pacaran enam bulan. Dan melakukan hubungan badan sudah empat kali,” jelas Iptu Dewa Putu Sudiasa, KBO Satreskrim Polres Buleleng, Bali, saat memberikan keterangan pers di press room Mapolres Buleleng, Kamis (27/6/2019) siang.

Sudiarsa yang didampingi Kanit PPA Iptu Ni Cening Swantari, SH, dan Subbaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menyebutkan bahwa hubungan suami-istri yang dilakukan pelaku berinisial FSB, 18, dan korban PY, 12, atas dasar suka sama suka. Keduanya warga Kelurahan Kaliuntu Singaraja.

“Persetubuhan itu dilakukan atas suka sama suka. Karena mereka pacaran” tambahnya lagi.

Diceritakab Sudiasa, huhungan badan itu selalu dilakukan di rumah pelaku di Jalan Tekukur 1/B Kelurahan Kaliuntu Singaraja. Korban PY yang masih duduk di bangku SD itu bertetangga dengan pelaku. “Setiap kali di rumah sendirian, pelaku SMS korban datang ke rumahnya,” beber periwira pertama polisi asal Kelurahan Penarukan Singaraja itu.

Bagaimana kisah asmara anak zaman now itu terbongkar? “Ini diketahui orang tua korban saat ngecek HP korban dan ditemukani SMS yang dikirim pelaku,” jawab Sudiasa.

Karena tidak terima putrinya yang masih bau kencur sudah diajak bermain “kuda lumping” maka Kadek Widiartama, ayah korban, lapor polisi.

Pelaku FSB kepada Balieditor.com mengakui sudah enam bulan berpacaran dengan PY. Ia juga secara jujur mengakui bahwa ia dan korban sudah empat kali bersetubuh. “Kami lakukan atas dasar suka sama suka, tidak ada paksaan,” ujar FSB.

Kendati semua kenikmatan dilakukan atas dasar suka sama suka, namun karena PY masih anak- anak maka FSB dijerat dengan pasal 81 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancamannya cukup berat yakni hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling banyak Rp 5 miliar. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *