Tim Penggerak PKK Bali Kunjungi Buleleng

Foto Humas Pemkab Buleleng for Balieditor.com: Ketua TP PKK Bali melihat-lihat kain lokal di arena pameran

BALIEDITOR.COM – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali yang dipimpin langsung oleh Ketuanya, Ny. Putri Suastini Koster bersama dengan 12 pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Buleleng. Kunker ini bertujuan untuk lebih mensinergikan program PKK dengan SKPD terkait.

Kegiatan yang diisi dengan pameran kerajinan, layanan kesehatan dan layanan umum kepada masyarakat dipusatkan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Kamis (29/8/2019).

Ditemui usai kegiatan, Putri Suastini Koster menjelaskan kegiatan ini dilakukan ke seluruh Kabupaten yang ada di Bali. Hal ini merupakan bentuk sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dengan dinas terkait. Pada saat kunjungan kerja ini ada ada layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, pembagian kacamata gratis, pameran kerajinan khas Buleleng dan juga pasar murah. “Jadi kami bersinergi dengan 12 SKPD yang ada di Pemprov Bali,” jelasnya seperti dilaporkan Humas Pemkab Buleleng.

Selain bersinergi, para pemimpin SKPD ini juga berkesempatan turun menemui masyarakat di masing-masing kabupaten. Selama beberapa hari, rombongan sudah turun di lima kabupaten. Masyarakat datang dan menikmati layanan yang disediakan oleh SKPD. Tidak hanya bantuan dan layanan tersebut, sentuhan hati melalui mendengar keluh kesah masyarakat juga diperlukan. “Sehingga pimpinan SKPD tahu dan mengerti apa yang menjadi permasalahan di masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Putri ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG yang menyebut arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali untuk lebih mensinergikan program PKK dengan stakeholder terkait merupakan suatu hal yang sangat positif. Semua komponen utamanya dinas terkait bisa mendukung program-program dari PKK. Bagaimana nanti sinergi ini diimplementasikan di Kabupaten Buleleng. Sinergi diperlukan agar program-program PKK dan Pemerintah bisa selaras. “Sehingga dengan begitu program-program yang ada tidak berjalan sendiri-sendiri dan selaras,” sebutnya.

Dirinya menambahkan dengan sinergi ini bisa menciptakan efisiensi. Masyarakat sekali dikumpulkan, diberikan pengarahan sekaligus memberikan pelayanan dan bantuan baik itu dari PKK maupun pemerintah. Ini dilakukan agar program PKK dan pemerintah serta stakeholder terkait tidak tumpang tindih. Sekaligus juga sebagai efektivitas dalam menjalankan program. “Semua terpadu di sini. Baik itu kerajinan, adat istiadat dan pelayanan publik kepada masyarakat ,” tandas Sutjidra.

Pada kesempatan ini juga diberikan bantuan 10 paket sembako kepada lansia. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan pembinaan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali membagikan seragam kepada delapan sekaa gong wanita dan dua sekaa gong pria. (frs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *